Relawan Prof Andalan Dianiaya di Gowa, Polisi: Murni Kriminal

Bakal calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjenguk tim relawannya, Sialim Dg Situru di RSUD Bantaeng. (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Koordinator desa tim pemenangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Sialim Dg Situru dikabarkan dianiaya, Rabu (6/12/2017) sekira pukul 20.00 Wita malam tadi.

Sialim disebut diserang oleh lima orang tak dikenal di Desa Lembang Loe, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Peristiwa ini langsung ditanggapi tim Prof Andalan melalui tim media Haeruddin Nurman, Kamis (7/12/2017). Ia mengatakan, hal tersebut merupakan tindakan yang mengancam proses demokrasi di Sulsel.

“Tim Prof Andalan mengecam keras tindakan penganiayaan terhadap relawan kami di Kabupaten Gowa karena tindakan anarkisme tersebut mencederai proses demokrasi yang sehat dan beradab,” kata Haeruddin.

Ia juga mendesak pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas dan menindak para pelaku kasus penyerangan dan penganiayaan tersebut hingga tuntas ke akar-akarnya. Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh relawan Prof Andalan agar tetap tenang dan menjaga situasi tetap kondusif.

Haeruddin juga menjelaskan, tim Relawan Prof Andalan bersimpati sedalam dalamnya kepada korban dan keluarga atas penganiyaan tersebut. Pihaknya juga akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban tersebut.

“Kami himbau kepada seluruh tim dan relawan agar tatap tenang atas kejadian tersebut,” kata Haeruddin.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi sulselsatu.com mengatakan, insiden tersebut murni merupakan tindak pidana penganiayaan dan sama sekali tidak dilatarbelakangi oleh kepentingan politik.

“Sama sekali tidak ada ketegangan di sana. Semua masyarakat terlihat akrab satu sama lain. Ini murni tindak pidana,” kata Shinto, Kamis (7/12/2017)

Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan kabar tersebut. Himbauan ini menurutnya untuk menciptakan suasana yang kondusif di Kabupaten Gowa.

“Kita berharap agar masyarakat tidak terpancing dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mempertahankan Sitkamtibmas yang sejuk dan kondusif,” ujar Shinto.

Shinto juga menjelaskan, saat ini Satreskrim Polres Gowa tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap pihak yang terlibat dalam peristiwa ini. Polisi juga telah mengamankan tiga orang pelaku diantaranya, SDS (45), PDG (57) dan LD (55).

Penulis: Munawir
Editor: Awang Darmawan

BAGIKAN

Komentar :