Amnesty Internasional Indonesia Gelar Kamisan Serentak di 7 Kota di Indonesia

Mantan Ketua KPK memberi orasi ilmiah pada acara Kamisan Amnesty Internasional Indonesia, Melawan Praktek Kriminalisasi di Sulsel " Jangan Padamkan Hak Asasimu" di Taman Macan Makassar, Kamis (7/12/2017). (sulselsatu/mawar pasakai)

SULSELSATU.com, MAKASSAR— Dalam menangkal dan melawan praktek-praktek pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar melakukan kewajibannya untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM lama di Indonesia.

Amnesty Internasional Indonesia menggelar aksi Kamisan untuk pertama kalinya di Sulawesi Selatan yang dipusatkan di kota Makassar sekaligus melaunching gerakan #JoinForces Melawan Praktek Kriminalisasi di Sulsel ” Jangan Padamkan Hak Asasimu” yang diadakan di Taman Macan Makassar, Kamis (7/12/2017).

Ketua Tim Komunikasi Amnesty Internasional Indonesia, Haeril Halim mengatakan, tepat hari ini Amnesty Internasional Indonesia melakukan lauching gerakan #JoinForces serentak di Tujuh kota besar di Indonesia untuk melawan segala praktek pelanggaran HAM di daerah masing-masing.

Ke Tujuh kota itu diantaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Bali, Malang dan Makassar. Khusus di Makassar, launching gerakan #JoinForces di Makassar, dihadiri oleh Mantan Ketua KPK Abraham Samad.

“Alasan kami memilih Sulawesi Selatan khususnya Makassar sebagai salah satu tempat launching karena Sulsel menjadi salah satu tempat pelanggaran HAM baru terjadi atas nama pembangunan. Pembangunan yang tidak menghargai HAM harus ditolak,” kata Hairil.

Lebih lanjut, Haeril menjelaskan gerakan-gerakan HAM lokal harus dimarakkan untuk menjangkau persuadable majority yang selama ini diam yang selama ini sering dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang sering mempromosikan intoleransi .

“Dengan bersatunya kekuatan HAM lokal di Sulsel, maka akan menjadi suatu kekuatan baru untuk menyadarkan publik tentang pentingnya pemerintah menyelesaikan kasus-kasus HAM agar tidak berulang di masa yang akan datang,” kata Hairil.

Penulis: Mawar A Pasakai
Editor: Alam Malik

BAGIKAN

Komentar :