KPK Hadiri Sidang Praperadilan Setya Novanto

Ketua DPR Setya Novanto saat tiba di gedung KPK menggunakan rompi tahanan (Foto: Jawapos.com)

SULSELSATU.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadiri sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto atas status tersangkanya dalam kasus korupsi KTP elektronik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta.

Berdasarkan pantauan, pihak KPK setidaknya diwakili oleh tujuh orang yang duduk pada meja termohon di Ruang Sidang Utama Prof H Oemar Seno Adji, SH. Sidang pun dimulai pukul 09.00 WIB.

Pihak pemohon hadir, termohon dari KPK hadir,” kata Kusno saat membuka jalannya sidang di Ruang Utama Prof H Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Pantauan di lokasi, sidang dimulai pukul 09.15 WIB. Pihak pemohon diwakili Ketut Mulya Arsana, sedangkan pihak termohon diwakili Kepala Biro Hukum KPK Setiadi.

Sebelumnya, KPK mengirimkan surat permohonan penundaan sidang kepada Kepala PN Jaksel. Surat nomor B887/HK.07.00/55/11/2017 itu kemudian dibacakan oleh hakim tunggal, Kusno di dalam persidangan.

Dalam surat tersebut, KPK meminta waktu penundaan hingga tiga minggu kepada hakim. KPK beralasan, saat ini tengah menyiapkan bukti dan administrasi untuk menghadapi gugatan praperadilan Setya Novanto.

Akhirnya, hakim tunggal Kusno memutuskan menunda persidangan selama tiga hari kerja. Sidang praperadilan dengan agenda pembacaan permohonan ini pun ditunda hingga Kamis, (7/12/2017) atau hari ini.

“Karena penetapan sidang lalu sudah lebih dari 15 hari, maka sidang ini saya tunda Kamis yang akan datang, mengingat besok libur,” ucap Kusno.

Penundaan ini dilakukan berdasarkan hukum acara perdata. Sebab, sidang praperadilan tidak diatur secara rinci. Jadi, jika salah pihak tidak hadir maka sidang harus ditunda.

Hakim tunggal kemudian memerintahkan juru sita PN Jaksel agar langsung mengirimkan pemberitahuan kepada KPK untuk menyiapkan diri menghadiri sidang.

“Agar nanti kamis yang akan datang (7 Desember) ke PN Jakarta Selatan sudah siap dengan jawaban dan datang jam 9 pagi. Saya minta termohon maupun pemohon jam 9 sudah datang dan bisa kita mulai,” kata hakim Kusno.

Penyidik KPK telah merampungkan berkas penyidikan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto ke tahap penuntutan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik KPK sudah melimpahkan berkas tersebut ke jaksa penuntut umum.

“Berkas (penyidikan) sudah dilimpahkan ke penuntut umum pekan lalu,” ujar seorang saat dikonfirmasi yang dilansir dari Liputan6.com, Senin (4/12/2017).

Sumber yang berbeda juga memberikan konfirmasi serupa. Ia menyebut Jaksa KPK tengah menyusun dakwaan bagi Ketua Umum Golkar itu.

Bila informasi tadi benar, otomatis pengajuan praperadilan Setya Novanto akan gugur.

Editor: Febriansyah

BAGIKAN

Komentar :