Soal Penganiayaan Relawan Prof Andalan di Gowa, Ini Respon Tim IYL-Cakka

Hanura, Hanura Makassar, Pilwali Makassar, Pilkada Makassar, Pilkada Serentak 2018, Berita Pilwali, Bakal Calon Walikota Makassar, Yunus, DPRD Kota Makassar, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Bahar Ngitung, Obama
Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka, Bahar Ngitung. (Sulselsatu.com/Ramdhan Akbar)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Koordinator desa tim pemenangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Sialim Dg Situru dikabarkan dianiaya, Rabu (6/12/2017) sekira pukul 20.00 Wita malam tadi.

Sialim disebut diserang oleh lima orang di Desa Lembang Loe, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. Belakangan muncul kabar jika pelaku merupakan anggota tim relawan pasangan calon Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka, Bahar Ngitung mengatakan, insiden penganiaayan tersebut tak ada hubungannya dengan relawan dari pasangan IYL-Cakka.

“Tidak ada hubungannya dengan tim kami IYL-Cakka. Kita tidak pernah mendidik relawan untuk tidak berbuat santun, kita mengedepankan budaya, etika dan saling menghargai,” kata Obama, sapaan akrabnya, Kamis (7/12/2017).

Baca juga: Relawan Prof Andalan Dianiaya di Gowa, Polisi: Murni Kriminal

Meski begitu, Obama mengaku belum menerima laporan terkait insiden tersebut.

“Saya juga belum tahu belum dapat laporan. Walaupun itu ada itu hanya oknum saja dan janganlah ini dibesar-besarkan dan mengaitkan dengan kami,” kata Obama.

Ia juga sepakat jika tindakan penganiayaan senjata tajam ke relawan Prof Andalan disebut telah mencederai demokrasi Indonesia.

“Di Rumah Kita, para relawan diberi pembekalan untuk politik, santun, beretika dan mengedepankan budaya orang Sulsel yaitu Sipakatau, Sipamallimalingi. Kami bekali agar masyarakat dapat tahu seperti inilah cara berpolitik yang baik,” kata Obama.

Penulis: Esa Ramadana
Editor: Awang Darmawan

BAGIKAN

Komentar :