Aktivis Tuntut Kajari Jeneponto Dicopot dari Jabatannya

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Parlemen Pemuda Indonesia (PPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Jl. Sultan Hasanuddin, Jumat (8/12/2017). (Sulselsatu.com/Dedi)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Parlemen Pemuda Indonesia (PPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jumat (8/12/2017).

Dalam aksinya, massa menuntut Kajari Jeneponto, Darmuki dicopot dari jabatannya. Massa menilai kinerja Darmuki lemah dalam pemberantasan dan penuntasan kasus korupsi di Jeneponto.

“Kami mendesak agar Kajari Jeneponto segera dicopot dari jabatanya karena lemah dalam menuntaskan dugaan korupsi yang terjadi di Jeneponto. Silahkan mundur dan tinggalkan daerah ini,” kata koordinator aksi, Alim Bahri.

Selain itu, massa juga mendesak agar Kejari segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi di Jeneponto. Seperti, dugaan korupsi pembebasan lahan dan operasional pada PDAM Jeneponto, kasus korupsi di RSUD Lanto Dg. Pasewang.

Selain itu, massa juga meminta agar kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi rumah layak huni dan kube Dinas Sosial, serta dugaan korupsi pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan tahun 2016, serta dugaan korupsi rehabilitas Stadion Mini Turatea.

“Aksi unjuk rasa ini dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Anti Korupsi se-dunia, sebagai momentum sakral dalam melawan kejahatan korupsi di muka bumi ini,” ujar salah seorang pengunjuk rasa, Yudistira.

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

BAGIKAN

Komentar :