Gerak Jalan Serentak Prof Andalan Dibatalkan, Ini Alasannya

522
Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman. (Sulselsatu/Esa Ramadana)
Calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. (Sulselsatu.com/Esa Ramadana)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) memutuskan untuk membatalkan kegiatan gerak jalan santai serentaknya.

Rencananya, gerak jalan serentak yang akan digelar di 3.038 desa itu akan digelar pada Minggu (14/1/2018) mendatang.

Koordinator LO Prof Andalan, Izzdin Idrus usai berkunjung ke kantor Bawaslu Sulsel, Jumat (12/1/2018), mengatakan, keputusan itu diambil lantaran kegiatan tersebut dinilai berpotensi memunculkan pelanggaran Pilkada.

Hal itu didasarkan pada hasil penjelasan dari pihak Bawaslu Sulsel. Bawaslu menilai, kegiatan ini berpotensi mengandung unsur politik uang lantaran di dalamnya ada sejumlah hadiah yang dijanjikan kepada peserta yang hadir.

“Kemungkinan besar akan kita batalkan. Kita batalkan dengan berbagai resiko karena kita patuh dengan undang-undang yang berlaku,” kata Izzdin.

Pihaknya pun telah siap terhadap kondisi resiko akibat pembatalan kegiatan tersebut.

“Itu tanggung jawab kami menyampaikan ke masyarakat. Kami telah siap. Namanya sudah lama disosialisaikan pasti ada rasa kecewa, tapi kami akan sosialisasikan melalui struktur yang ada di tim kita,” jelas Izzdin.

Penulis: Esa Ramadana
Editor: Awang Darmawan