Kapolda Sebut Tensi Pilkada di Luwu dan Palopo Tinggi

12
Kapolda Sulsel, saat melakukan kunjungan ke Kantor DPW NasDem Sulsel. (Sulselsatu.com/Ramdhan Akbar)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono mengakui tensi Pilkada di beberapa daerah di Sulsel usai pendaftaran di KPU mulai memanas.

Hanya saja, kata Umar, kondisi itu belum terjadi secara umum di semua darah yang menggelar Pilkada, melainkan hanya terjadi di sebagian kecil daerah.

“Prediksi ini tidak berlaku secara umum dan tidak berlaku selamanya. Sementara ini yang kita lihat kemarin Palopo dan Luwu yang agak tinggi tensinya,” kata Umar, saat berkunjung ke kantor DPW NasDem Sulsel, Jumat (12/1/2018).

Untuk itu, Umar berharap, KPU selaku penyelenggara bisa terus melakukan kordinasi dengan pihak keamanan dan kandidat peserta Pilkada untuk saling menjaga, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Mudah-mudahan dengan pemahaman dan pengertian antara KPU, termasuk para paslon dan masyarakat bisa mengerti tentang penjelasan dan aturan yang berlaku, sehingga bisa lebih kondusif lagi ke depan,” sebut dia.

Umar menambahkan, pihaknya akan proaktif melakukan pemantauan dan mengantisipasi terjadinya konflik di Pilkada dan Pilgub Serentak, Juni mendatang.

“Kami proaktif, yang sedikit naik (tensinya) kami langsung kejar dengan kekuatan kita. Lebih baik mencegah daripada menangani konflik,” tutupnya.

Penulis: Ramdhan Akbar
Editor: Awang Darmawan