Terpilih Pimpin Kopertis, Rektor UNM: Prof Jasruddin Punya Track Record Mumpuni

Rektor Universitas Negeri (UNM) Makassar, Prof Dr Husain Syam membuka agenda Rapat Konsolidasi Internal pelaporan hasil Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon dan Sub Rayon UNM, di Clarion Hotel, Makassar, Minggu (17/12/2017) malam. (IST)

SULSELSATU.com,MAKASSAR– Guru Besar Universitas Negeri Makassar Prof Jasruddin terpilih memimpin Kopertis Wilayah IX Sulawesi. Secara resmi, Direktur PPS UNM itu akan dilantik Senin 15 Januari 2018.

Atas terpilihnya itu, Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan, sengaja merekomendasikan Jasruddin sebagai Koordinator Kopertis karena guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNM itu memiliki track record yang mumpuni. Pengalaman sebagai Direktur PPS juga memberikan pengalaman manajerial berharga untuk memimpin Kopertis IX.

“Saya Rektor UNM sebagai atasan langsungnya memberi rekomendasi karena saya mengikuti rekam jejak beliau yang menurut saya memiliki pengalaman manajerial yang mumpuni,” kata Husain lewat via WhatsApp, Sabtu 13 Januari 2018.

Ia menyebutkan, Jasruddin banyak berjasa dalam membesarkan PPS UNM. Sebelum menjabat Direktur PPS, Jasruddin selama satu periode menjabat Asisten Direktur PPS UNM. Prestasi di antaranya, Prodi PPs sebelum beliau hanya 3 prodi S3 dan 7 prodi S2.

Namun, berkat tangan dingin Jasruddin, kini Prodi S2 menjadi 18 dan S3 menjadi 8 prodi. Bukan hanya dilihat dari kuantitas, Husain mengatakan, dari sisi kualitas, sejumlah Prodi PPS UNM telah mengatongi akreditrasi A.

“Di PPS UNM, sudah ada 6 prodi yang terakreditas A. Selebihnya B sehingga ini menunjukkan sebuah prestasi yang ditorehkan oleh Pak Jasruddin dan ini modal untuk mengendalikan manajemen Kopertis,” ungkap Husain.

Dengan prestasinya itu, Husain menjamin, jika Jasruddin tidak akan mengecewakan amanah yang diembankan kepadanya. Bahkan, Husain menyebut jika Jasruddin sebagai pemimpin “zaman now” yang sangat enerjik dan selalu berorientasi maju.

“Jabatan ini semakin strategis karena menurut pak Menristekdikti, Maret 2018 nanti akan dirubah namanya menjadi Lembaga Layanan Dikti (LL-DIKTI). Jadi lembaga ini nanti bukan cuma melayani PTS tapi juga PTN yg ada di wilayah kerjanya sebagai perpanjangan tangan Menristekdikti,” kata mantan Dekan Fakultas Teknik UNM itu.

Editor: Alam Malik

Berita Terkait

Komentar :