Cuaca Buruk, Masyarakat Diminta Waspadai Angin Kencang dan Tanah Longsor

32
Musim Pancaroba
Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru, Marwan Syihab Ilyas. (Sulselsatu.com/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru mengimbau masyarakat untuk mulai mewaspadai musibah banjir dan tanah longsor. Pasalnya, menurut intensitas hujan masih cukup tinggi hingga tiga hari ke depan.

“Kondisi ini disebabkan oleh adanya daerah pertemuan angin yang menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan awan dan hujan di Wilayah Sulawesi Selatan. Terutama di Sulawesi Selatan bagian barat dan Sulawesi Selatan bagian Selatan,” kata Marwan kepada sulselsatu.com, Sabtu (13/1/2018).

Olehnya, Marwan meminta agar masyarakat waspada terhadap angin kencang di wilayah Kabupaten Barru bagian Barat terutama di Pesisir Pantai 78 Km.

“Barru memiliki panjang pantai sekitar 78 km, hal ini kita imbau juga untuk tetap waspada akan angin kencang dengan tinggi gelombang laut antara 1.25 – 2.5 meter,” beber Marwan.

Marwan juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi genangan banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.

“Terutama juga pada keadaan jalan licin dan berlubang bagi pengendara, angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh, hujan yang disertai kilat/petir, kenaikan tinggi gelombang bagi kapal berukuran kecil,” papar Marwan.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan

Cuaca Buruk, Masyarakat Diminta Waspadai Angin Kencang dan Tanah Longsor 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga