PPDP KPU Takalar di Sanrobone Didominasi Perempuan

13
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar melakukan pembekalan dan bimbingan teknis kepada sebanyak 18 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-kecamatan Sanrobone, yang berlangsung di kantor Kecamatan Sanrobone, Sabtu (13/1/2017). (Sulselsatu.com/Nheny)

SULSELSATU.com, TAKALAR– KPU Takalar menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi 18 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-Kecamatan Sanrobone di Kantor Kecamatan Sanrobone, Sabtu 13 Januari 2018.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Sanrobone, Kapolsek Sanrobone, Ketua dan Anggota PPK serta Ketua dan Anggota PPS se-Kecamatan Sanrobone.

Dari 18 PPDP di Sanrobone, hanya satu orang berjenis kelamin laki- laki. Sementara, 17 petugas adalah perempuan. Lantas apa pertimbangan KPU sehingga petugas lapangan didominasi kaum hawa?

“Mayoritas perempuan, tapi itu berdasarkan seleksi di tingkat PPS, cuma mungkin kalau perempuan dianggap lebih teliti dan lebih lincah, itu berdasarkan beberapa pemilihan sebelumnya,” kata Komisioner KPU Takalar, Muh. Darwis kepada Sulselsatu, com, Sabtu 13 Januari 2018.

Bimtek dan pembekalan dijadwalkan akan berlangsung selama tujuh hari kedepan yang dimulai hari ini hingga tanggal 19 Januari 2017 mendatang. Bimtek dimulai di kecamatan tempat lokasi film Maipa Depati dan Datu Museng yang saat ini sementara tayang di bioskop.

Video Pilihan

Khusus untuk pembukaan, komisioner KPU Takalar bidang data Muh. Darwis memberikan langsung bimbingan teknis kepada anggota PPDP kecamatan Sanrobone.

Muh. Darwis menyatakan bahwa bimtek ini sangat penting dilaksanakan mengingat strategisnya peran PPDP di lapangan yang merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.

“Jika PPDP mampu berkerja secara optimal dalam proses verifikasi faktual, maka akan tercipta Daftar Pemlih yang akurat dan berkualitas,” pungkasnya.

Reporter: Nheny
Editor: Alam Malik

Berita Terkait