5 buah yang Baik Dikonsumsi untuk Detoks Zat Kimia dalam Tubuh

Sarapan, Buah-Buahan
Ilustrasi buah-buahan. (INT)

SULSELSATU.com – Makanan dan minuman yang Anda konsumsi bisa jadi membawa zat kimia yang secara tanpa disadari berdampak buruk bagi tubuh. Apalagi jika di hari kerja Anda kerap mengonsumsi makanan saji cepat yang pastinya kurang baik untuk tubuh.

Nah, agar kembali segar di awal minggu nanti, luangkan waktu di akhir pekan untuk melakukan detoksifikasi. Enggak ribet kok. Anda bisa melakukannya mengonsumsi buah-buahan untuk membantu pencernaan.

Berikut lima buah yang baik untuk detoks.

1. Pepaya
Buah pepaya mengandung vitamin C yang baik untuk tubuh. Selain itu, adanya enzim papain dalam pepaya akan membantu untuk memecah protein dan memperlancar pencernaan. Hal itu tentunya akan membantu pengeluaran racun-racun pada tubuh Anda.

2. Apel
Ada pepatah yangn bilang, ‘sebutir apel sehari akan menjauhkan dokter’. Ya, benar adanya. Kandungan pektin pada apel sangat membantu proses detoksifikasi. Pektin membantu membilas zat aditif dan logam dari tubuh. Selain itu, serat dan mineralnya mampu memperlancar pencernaan.

3. Stroberi
Salah satu cara racun keluar dari tubuh kita adalah melalui proses buang air besar. Nah, buah stroberi punya sumber vitamin C dan kaya akan serat yang baik untuk tubuh. Serat dari stroberi juga membantu melancarkan pencernaan.

Selain itu, produksi butirat atau asam lemak dari memakan buah ini juga mampu menurunkan berat badan.

4. Lemon
Lemon merupakan buah yang berasal dari keluarga citrus dengan kandungan vitamin C yang baik. Untuk urusan detoks, buah ini sangat efektif untuk membersihkan racun tubuh, lo. Agar hasilnya maksimal, minumlah lemon saat pagi hari dengan air hangat.

5. Nanas
Mengonsumsi jus nanas merupakan salah satu pilihan untuk detoksifikasi. Kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi dalam nanas amat dibutuhkan tubuh.

Hal itu dapat membantu membuang racun yang ada pada sistem pencernaan. Selain itu, nanas juga dapat mencegah efek berbahaya dari adanya radikal bebas dalam tubuh.

Editor : Agung Hidayat