Banyak Pelajar Terlibat Kecelakaan, Satlantas Polres Luwu Sasar Sekolah

Kepala Satuan Lalulintas Polres Luwu, AKP Suhermanto saat memberi penyuluhan tentang tertib berlalulintas. (IST)

SULSELSATU.com, BELOPA – Satuan Lalu Lintas Polres Luwu, mendatangi sejumlah Sekolah Menengah Atas di Belopa, Senin (21/1/2018). Tujuannya untuk mendata jumlah siswa yang sudah berusia 17 tahun dan mampu mengendarai sepeda motor.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Luwu, AKP Suhermanto, mengatakan siswa yang usianya sudah 17 tahun, wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) baik SIM C untuk sepeda motor dan SIM A untuk mobil.

Suhermanto menegaskan, kecelakaan lalulintas yang melibatkan sepeda motor selama ini didominasi oleh pelajar.

“Kami sarankan untuk ke Satlantas Polres Luwu untuk mengurus SIM, tapi sebaiknya kolektif,” kata Suhermanto.

Saat pengurusan SIM, para siswa tersebut akan diajari cara berkendara yang baik dan benar dan memperdalam lagi pengetahun siswa tentang rambu-rambu lalulintas.

“Dengan guru-guru kami sudah berkoordinasi. Jadi bagi siswa yang mau mengambil SIM, silakan ke Polres Luwu dan harus di luar jam belajar, supaya tidak menganggu waktu belajar,” ujarnya.

Pelajar yang sudah berusia 17 tahun, sudah wajib memiliki SIM jika ingin berkendara, baik sepeda motor maupun roda empat.

Sementara di Kabupaten Luwu, rata-rata pelajar, khususnya tingkat SMA dan sederajat, menggunakan sepeda motor ke sekolah. Banyaknya pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah, polisi mendata, resiko kecelakaan lalulintas cukup tinggi dan berakibat fatal.

“Sudah ada beberapa kasus kecelakaan lalulintas meninggal dunia, Korbannya adalah pelajar, ada yang berboncengan,” jelas Suhermanto.

Penulis: Haswadi
Editor: Awang Darmawan