images-ads-post

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

Iklan Tengah

SULSELSATU.com – Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa melihat peninggalanya dan cerita sejarahnya.

Ada satu hal yang kerap diabaikan, adalah tentang kerajaan tertua di Nusantara. Untuk mengatakan tentang tuanya suatu kerajaan, tentu didasarkan oleh berbagai penelitian ilmiah yang tentu dengan dukungan penemuan secara arkelogis.

Dari berbagai penelusuran sejumlah sumber yang dapat dipercaya, ternyata terdapat beberapa kerajaan yang berumur tua yang kurang dibahas atau tidak ditampilkan dalam sejarah Indonesia dan dipelajari di sekolah-sekolah.

Berikut ini adalah beberapa kerajaan tertua di Indonesia yang perlu Anda ketahui secara jelas. Dalam berbagai sumber, kebanyakan mengatakan bahwa kerajaan tertua di Nusantara atau Indonesia adalah kerajaan Kutai. Tetapi, ternyata itu tidak terbukti lagi sebagai kerajaan tertua di Indonesia atau Nusantara.

1. Kerajaan Kandis (sebelum Masehi)

Kerajaan ini diyakini berdiri sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan Moloyou atau Dharmasraya.

Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan ini adalah Patih dan Tumenggung.

Nenek moyang Lubuk Jambi diyakini berasal dari keturunan waliyullah Raja Iskandar Zulkarnain. Tiga orang putra Iskandar Zulkarnain yang bernama Maharaja Alif, Maharaja Depang dan Maharaja Diraja berpencar mencari daerah baru. Maharaja Alif ke Banda Ruhum, Maharaja Depang ke Bandar Cina dan Maharaja Diraja ke Pulau Emas (Sumatra).

Ketika berlabuh di Pulau Emas, Maharaja Diraja dan rombongannya mendirikan sebuah kerajaan yang dinamakan dengan Kerajaan Kandis yang berlokasi di Bukit Bakar/Bukit Bakau. Daerah ini merupakan daerah yang hijau dan subur yang dikelilingi oleh sungai yang jernih.

2. Kerajaan Salakanagara (130-362 M)

Kerajaan ini adalah kerajaan yang pertama di daerah Jawa Barat yang pernah tercatat oleh sejarah. Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara).

Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak sudah temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat.

3.Kerajaan Kutai Martadipura (350-400 M)

Kutai Martadipura adalah kerajaan Hindu di Nusantara yang memiliki sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur.

Nama Kutai, menurut para ahli, didapat dari ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut.

4. Kerajaan Kanjuruhan (Abad 6 M)

Kerajaan Kanjuruhan adalah kerajaan yang bercorak Hindu di Jawa Timur yang berpusat di Kota Malang. Bukti tertulis dari kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo.

Raja dari Kanjuruhan yang terkenal adalah Raja Gajayana yang mempunyai peninggalan Candi Badud dan Candi Wurung.

5.Kerajaan Sunda (669-1579 M)

Menurut sumber dari naskah Wangsakerta, kerajaan ini merupakan kerajaan yang berdiri menggantikan Kerajaan Tarumanegara.
Kerajaan Sunda didirikan Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda atau 669 M. Wilayah kerajaan ini meliputi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah.

6. Kerajaan Sekala Brak (Abad 3 M)

Kerajaan Sekala Brak adalah kerajaan yang bercirikan Hindu dan dikenal juga dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu. Namun, setelah kedatangan empat empu dari Pagaruyung, kerajaan itu diganti menjadi Kepaksian Sekala Brak.

Letak dari kerajaan ini berada di Gunung Pesagi, Lampung, yang menjadi cikal bakal etnis Lampung saat ini.

Editor: Febriansyah

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

Wujud Keprihatinan, Yayasan Anak Rakyat Indonesia Bantu 1 Ton Beras untuk Korban Kebakaran di Tinumbu

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Yayasan Anak Rakyat Indonesia menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Makassar, Rabu (12/05/2021). Adapun jenis bantuan yang diberikan...

Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Menlu: Indonesia Lakukan Upaya Maksimal di Semua Lini

SULSELSATU.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan posisi tegas Indonesia bahwa tindakan Israel mengusir warga Palestina dari Syekh Jarrah, Yerusalem Timur...

Jelang Idul Fitri, Taufan Pawe Sapa Warga Parepare Lewat Virtual

SULSELSATU.com, Parepare - Jelang perayaan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, didampingi Asisten I, Direktur RSUD Andi Makkasau dan Plt...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

Ketua DPRD Makassar Antar Hadiah Motor Gebyar e-KTA NasDem ke Rumah Kader

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo mengantar langsung hadiah motor dari Gebyar e-KTA Partai NasDem yang telah diundi beberapa waktu lalu. Rudianto Lallo...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Sebelum Bertemu dengan Calon Mertua, Lakukan Hal Ini

SULSELSATU.com, Keberanian memang menjadi hal yang utama dalam memutuskan "aku akan menikahinya". Dihadapan orang tua si perempuan. Namun tak jarang, sebelum "nembung" atau istilahnya...

Tips Memasak Steak Daging Agar Empuk dan Tidak Keras

SULSELSATU.com - Munculnya kreasi kuliner baru karena selera pasar atau konsumen yang menyukai variasi cita rasa baru di dalam makanan, termasuk Steak. Peluang ini...

VIDEO: Jenazah Ustadz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Pekanbaru

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru, Senin (10/5/2021)....

Idul Fitri 1442 H: Warga Barru, Pinrang, Sidrap dan Enrekang Boleh Melintas di Parepare

SULSELSATU.com, Parepare - Pemerintah Kota Parepare bersama Forkopimda yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 menggelar rapat koordinasi perihal perpanjangan pemberlakuan kedisiplinan protokol kesehatan dan...
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Ads Sidebar
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar
Ads Sidebar