Mengenang Sang Maestro Lagu Anak-Anak, AT Mahmud

601
Mendiang AT Mahmud (INT)

SULSELSATU.com – Membicarakan lagu anak Indonesia tidak bisa dilepaskan dari nama Abdullah Totong Mahmud, atau yang lebih dikenal dengan AT Mahmud. Kesuksesan AT Mahmud menelurkan lagu-lagu anak berkualitas tidak bisa dilepaskan dari kegigihan dan komitmennya pada dunia pendidikan anak.

Salah satu lagu yang pernah diciptakannya adalah Ade Irma Suryani, yang merupakan penghormatan terhadap putri Jenderal AH Nasution. Ade Irma Suryani adalah korban kebiadaban dari intrik politik militer yang di zaman revolusi yang dikenal sebagai G30S/PKI.

Pada 3 Februari 1930 lalu , AT Mahmud lahir di Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar, Palembang, Sumatera Selatan dan  wafat 6 Juli 2010 di Jakarta.

Nama AT Mahmud mungkin agak asing terdengar. Namun, bagi anak-anak generasi 90-an AT Mahmud bukan hanya sekadar nama. Ada kenangan yang ia tinggalkan, yang begitu melekat di hati. Ya, AT Mahmud merupakan sang maestro dalam menciptakan lagu-lagu anak.

Hal tersebut berawal pada 1962, saat ia kuliah di University of Sydney, Australia, untuk mendapatkan sertifikat mata kuliah The Teaching of English As a Foreign Language selama satu tahun.

Setahun kemudian, Januari 1963 ia mendaftar di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jakarta untuk melanjutkan pendidikan sampai sarjana. Pada tahun yang sama, ia mendapat tugas ke Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di Jalan Halimun, Jakarta Selatan.

Di SGTK, ia pun menemukan potensi untuk mengembangkan bakat musiknya, terlebih dalam menciptakan lagu anak-anak. Bahkan, suasana juga guru dan para murid di sekolahan tersebut memberikan energi tersendiri bagi AT Mahmud untuk menekuni dunia musik.

AT Mahmud memutuskan untuk meninggalkan kuliah, keluar dari FKIP, dan menekuni musik. Ia pun memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mencoba ciptakan lagu. Saat ia mengajarkan lagu ciptaannya kepada anak-anak TK, ternyata mendapat respons positif. Gayung pun bersambut.

Karena semangat itu pula, AT Mahmud kemudian melahirkan ratusan lagu anak yang tak pernah padam digilas arus zaman. Di antara ratusan karyanya yang gemilang itu, lagu Pelangi, Ambilkan Bulan, Amelia, Libur Tlah Tiba, Paman Datang, Mendaki Gunung, Bintang Kejora, Cicak di Dinding, sampai kini masih dapat kita nikmati. (Merah Putih)

Editor: Febriansyah

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Gubernur Sulsel Minta Warga ke TPS dan Tidak Percayai Hoaks

SULSELSATU.com, SOPPENG - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA)...

Wakil Bupati Wajo Hadiri Tudang Sipulung All Bikers

SULSELSATU.com - Kasat Lantas Kabupaten Wajo beserta dengan Wajo...

Pemda Selayar Minta PLN UP3 Bulukumba Penuhi Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Pasi Gusung

SULSELSATU.com, SELAYAR - Pemda Kepulauan Selayar mengharapkan dukungan optimal...

Baca Juga