Bikin Merinding, Taufan Pawe Persembahkan Puisi untuk SYL

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. (Sulselsatu.com/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe membacakan sebuah puisi dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kota Parepare yang digelar di Kebun Raya Jompie, Selasa (13/02/2018).

Istimewanya, walikota yang ikut dalam kontestasi Pilwali Parepare 2018 ini membacakan puisi karyanya tersebut khusus untuk Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Dalam perayaan tersebut, Taufan membacakan puisi berjudul “Kesatria Pembawa Cahaya”.

Puisi ini merupakan hadiah untuk SYL yang ia anggap bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang guru dan kakak.

“Puisi ini saya buat untuk Pak Gubernur. Kakanda saya yang berkat didikannya selama ini, sehingga saya bisa membangun Parepare seperti sekarang ini. Terima kasih Pak Gub,” kata Taufan.

Karena itu pula, Taufan pun mengaku meniru gaya kepemimpinan SYL. Misalnya saja dalam hal keberanian mengambil keputusan.

“Saya sebagai anak didiknya, saya berani mengambil tindakan. Selama itu untuk rakyat, jangan takut. Saya terinspirasi oleh beliau,” kata Taufan.

Usai membawakan sambutan, Taufan pun langsung membacakan puisinya.

Berikut kutipan puisi yang dibacakan Taufan:

Kesatria Pembawa Cahaya

Ku tak sanggup menyatakan dalam kata
Tak mampu ku tulis dalam kalimat
Penuh sesak kasih mu tersimpan di dada
Engkau intensitas spektrum warna
Engkau adalah optik indah kaleidoskop
Engkau kemilau pancaran kartika
Engkau panutan bukan sekadar idola
Ku coba lukis rupamu pada seluk memori

Kesatria pembawa cahaya
Tak terbilang karya menjulang menembus langit
Memasuki alam ma’fiat
Derap pembangunan yang terbentang
Menjelma menjadi sajadah kemuliaan
Nurani mu peka mendengar keluh rakyat
Menjelma menjadi tilawah suci

Kesatria yang dicintai
Ilmumu bertakbir, kerjamu bertasbih, karirmu bertahmid
Sujud mu di atas sajadah Ilahi
Diwajahmu terpancar kemuliaan
Tubuh mu berdiri seteguh batu karang

Kesatria pemberani
Tak pernah berhenti bergerak meski digertak
Tak juga menyerah meski telah bermandi peluh
Tak kenal takut meski sangat dekat dengan maut
Tak peduli siapa lawan hanya kenal siapa kawan
Berjuang demi kemaslahatan

Towaraninna anak Sulawesi
Idi’tu Karaeng abbatirenna Sultan Hasanuddin
Warekkeng awaraningeng, ininnawa decenna kampotta
Tebbakke ri tongengnge, tessoro ri amadecengengnge
Bersinarlah terus, pancarkan cahayamu ke seantero nusantara
Salama’ki Karaeng

Parepare, 13 Februari 2018

Dari Adinda,
Taufan Pawe

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan