Di Depan Jokowi, SYL Klaim Ekonomi Sulsel Tertinggi Nasional

63
Presiden Jokowi memberikan sambutan diselah pembagian KIP dan dana PKH di Gowa, Kamis (15/2/2018) (Foto: Nias/Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, GOWA – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), melaporkan kondisi ekonomi Sulsel kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Pangan Rastra, yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa, Kamis (15/2/2018).

Syahrul mengklaim, pertumbuhan ekonomi Sulsel merupakan yang tertinggi di Indonesia. Selama 8 tahun terakhir, ekonomi Sulsel selalu berada di atas 7 persen.

“Ekonomi Sulsel adalah ekonomi tertinggi nasional. Karena di atasnya tinggal Maluku Utara. Kami 10 juta (penduduk) Maluku Utara 1 juta. Jadi, kurang lebih seperti itu. Pertumbuhan ekonomi kami 7 persen untuk 8 tahun berturut-turut, Bapak Presiden,” kata Syahrul.

Dia menyebut, salah satu tanda dari kemajuan dari perekonomian Sulsel adalah pertumbuhan pusat perbelanjaan. Hal tersebut pun kemudian berdampak pada pertumbuhan jumlah uang yang ada di Sulsel.

“Sepuluh tahun lalu, uang yang beredar si Sulsel adalah Rp85 triliun, sekarang Rp480 triliun. Salah satu tandanya mall yang ada dulu hanya dua namun sekarang ada 13 mall. ” ujarnya.

Sulsel kata Syahrul, juga memiliki banyak potensi, termasuk di bidang pertanian dan perikanan kelautan. Sulsel adalah penyangga pangan nasional dan over stok beras 2,6 juta ton.

“Kami juga punya rumput laut terbesar di dunia. Kami punya pabrik coklat. Kami kirim gurita ke Jepang sekitar 1.300 ton setiap bulannya. Pelabuhan kami sangat siap, dan kami tinggal menunggu petunjung dari Pak Presiden,” terang Gubernur Sulsel duja periode ini.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya