Di Hadapan Rektor se-Indonesia, Jokowi Minta Ada Jurusan Kopi

3292
Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2018 yang digelar di Baruga AP. Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kamis (15/2/2018). (Sulselsatu.com/Moh. Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Presiden Joko Widodo meminta seluruh rektor di Indonesia agar senantiasa melakukan inovasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Menurut dia, inovasi dibutuhkan untuk menghadapi kemajuan dan tuntunan zaman yang begitu cepat.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2018 yang digelar di Baruga AP. Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kamis (15/2/2018).

Dalam kesempatan itu, ia secara khusus meminta semua perguruan tinggi untuk membuka fakultas atau jurusan yang inovatif.

“Kita harus selalu membuat inovasi. Ada jurusan industri lifestyle, enggak ada. Ini sekarang kopi menjadi lifestyle, kenapa enggak ada fakultas kopi saja,” katanya.

“Fakultas kopi, jurusannya kopi apa? Kenapa tidak? Kopi tumbuk, kopi esspresso, caffee latte jurusannya, misalnya. Atau fakultas perkebunan, jurusannya kopi atau coklat, industri kita banyak sekali di situ,” tambahnya.

Presiden Jokowi menekankan inovasi yang dilakukan perguruan tinggi senantiasa melihat kebutuhan dan potensi industri yang ada di Indonesia.

“Negara kita adalah negara salah satu penghasil kelapa sawit, kenapa kita tidak buka saja jurusan atau fakultas yang menyangkut kelapa sawit?,” ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menyarankan adanya fakultas atau jurusan yang berkaitan dengan e-commerce, ritel, logistik, hingga industri olahraga, utamanya sepak bola yang juga memiliki peluang industri yang sangat besar.

“Ada enggak di sini yang fakultas sport industry atau manajemen sepak bola? Enggak ada kan?,” katanya.

Penulis: Abdul Kadir Jaelani
Editor: Awang Darmawan