Polres Bulukumba Bidik Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Bialo

86
Dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan Bialo mulai dibidik Polres Bulukumba. (IST)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Dugaan tindak pidana korupsi pada proyek jembatan muara sungai Bialo di Kampong Nipa, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba mulai dibidik Polres Bulukumba.

Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Bulukumba melalui Kanit Tipikor, Bripka Muh Ali, Selasa (13/3/2018).

Ali menuturkan, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut untuk dimintai klarifikasinya. Namun hingga saat ini, PPK proyek tersebut belum datang menghadiri panggilan.

“Kami sudah undang tapi belum pernah datang. Nanti kita akan datangi langsung kantornya untuk dimintai keterangan,” ujar Ali.

Ali menambahkan, kasus tersebut nantinya bakal ditingkatkan ke proses penyelidikan, setelah bukti-bukti lengkap.

“Nanti dinaikkan ke penyelidikan kalau bukti-bukti sudah lengkap. Kita tunggu dulu,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bulukumba, Muhammad Amry membenarkan adanya surat panggilan yang dilayangkan kepolisian kepada pejabatnya terkait pembangunan jembatan muara sungai Bialo.

“Memang surat panggilan klarifikasi itu dia perlihatkan ke saya. Jadi saya bilang silakan ke sana karena ini panggilan klarifikasi,” katanya.

Sekadar diketahui, sesuai kontrak, proyek pembangunan pondasi senilai Rp 10,5 miliar jembatan tersebut seharusnya sudah rampung 24 November 2017 lalu. Namun, hingga waktu yang telah ditentukan, proyek belum rampung 100 persen.

Penulis: Akbar Wahyudi
Editor: Awang Darmawan

iklan-sulselsatu-jeneponto