Dongkrak Pendatapatan Deviden, Pansus Usul Tambahan Penyertaan Modal Rp100 Miliar

29
Ilustrasi APBD. (INT)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Dewan yang tergabung dalam Pansus Ranperda DPRD Makassar menyepakati untuk mengusulkan penambahan dana penyertaan modal Pemkot Makassar ke Bank Sulselbar 43:48 PM 3/14/2018w2sebesar Rp100 miliar. Dana tersebut akan digelontorkan Pemkot selama 5 tahun anggaran.

Nominal penyertaan modal Pemkot ke Bank Sulselbar tersebut terungkap dalam rapat Pansus bersama jajaran direksi PT Bank Sulselbar, di ruang Banggar DPRD Makassar.

Ketua Pansus Penyertaan Modal PT Bank Sulselbar, Syamsuddin Kadir, mengaku jika Pansus bersama PT Bank Sulselbar sudah sepakat untuk mengusulkan penyertaan modal Pemkot ini ditambah jumlahnya, mengingat deviden yang diberikan Bank Sulselbar ke Pemkot Makassar selama ini mencapai Rp7 miliar.

Jumlah Rp7 miliar tersebut kata Syamsuddin, penyertaan modalnya di Bank Sulsebar hanya Rp17 miliar. Makanya setelah melihat kemampuan anggaran Pemkot tahun ini, disepakati untuk dilakukan penambahan agar deviden yang bisa diterima juga bertambah.

“Kita sudah menyepakati akan mengusulkan penyertaan modal Pemkot ke Bank Sulselbar itu kita tambah. Sebab, jika sebelumnya penyertaan modal Pemkot Rp17 miliar mampu mendapatkan setoran deviden sebesar Rp7 miliar. Maka, setelah melihat kondisi kemampuan keuangan Pemkot, kita pikir bagaimana kalau kita tambah menjadi Rp100 miliar agar deviden juga bisa bertambah,” kata Syamsuddin, Rabu (14/3/2018).

Dia merinci, dari anggaran Rp100 mmiliar tersebut akan dialokasikan Rp20 miliar pertahun ke Bank Sulselbar selama 5 tahun anggaran. “Dengan jumlah penyertaan modal itu mudah-mudahan Pemkot Makassar menjadi yang ketiga terbesar penyertaan modalnya di Bank Sulsel,” harap Anggota Komisi C DPRD Makassar ini.

Direktur Kepatuhan PT Bank Sulselbar, Muhammad Asril Azis mengatakan, jika keuntungan yang diperolah PT Bank Sulselbar di tahun 2010 sebesar Rp243 milliar, dengan jumlah kepemilikan saham Pemkot Makassar yang ada, setoran deviden saat itu hanya sebesar Rp4,9 miliar.

Jika dibandingkan dengan 2016, dimana PT Bank Sulselbar mendapatkan laba sebesar Rp600 milliar, dengan penyertaan modal yang sama, Pemkot memperoleh deviden sebesar Rp 7,7 milliar.

“Jadi sebenarnya ini deviden yang didapatkan tergantung dari kinerja PT Bank Sulselbar, jadi sepanjang kinerja Bank juga baik, maka deviden yang kita bagikan juga akan semakin meningkat,” kata Asril.

Dia mengaku optmisi, dengan penambahan penyertaan modal Pemkot Makassar ke PT Bank Sulselbar tersebut akan mampu membuka peluang bagi Bank Sulselbar untuk menggenjot pendapatan dari perkreditan rakyat dan penyertaan modal usaha untuk para pengusaha mikro, sehingga bidang usaha akan bertambah dan tentu saja laba juga bisa naik.

“Kita juga akan menggenjot operasional dari perkreditan rakyat untuk bisa bersaing dengan bank lainnya. Misalnya bunga di bank lain itu menerapkan sebesar 10 persen kita hanya 9 persen. Juga penambahan modal usaha mikro yang bisa gunakan untuk sarana dan prasarana dengan bunga 10 persen,” pungkasnya.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

iklan-sulselsatu-jeneponto