Syarul Agendakan Zikir dan Salat Berjamaah di Peresmian Masjid 99 Kubah

79
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo didampingi Kepala Dinas PSDA Darmawan Bintang saat meninjau lokasi Masjid 99 Kubah, Senin, (5/3/2018). (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masjid 99 Kubah rencananya akan diresmikan pada 16 Maret 2018 mendatang meski belum rampung sepenuhnya. Kendati demikian, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, masjid yang dibangun di kawasan reklamasi CPI tersebut akan digunakn untuk zikir dan shalat berjamaah.

“16 Maret itu cuma soft launching. Kita cuma pakai untuk zikir. Minimal untuk pertama kali kita sudah pakai salat. Bahwa itu mau selesai, ya belumlah,” kata Syahrul, Selasa (13/3/2018).

Masjid ini ditargetkan rampung tahun 2018 ini. Untuk peresmian sendiri akan dilanjutkan oleh gubernur yang akan mengantikan Syahrul nanti. Seperti diketahui, masa jabatan Syhrul akan berakhir pada 8 April 2018 mendatang.

“Kan tidak penting kapan diresmikan yang penting barang (masjid) itu udah jadi, tinggal diteruskan. Masjid itu tidak pernah bisa selesai. Selalu saja berubah,” ujarnya.

Masjid ini diklaim yang akan menampung 13 ribu orang, termasuk di pelataran. Syahrul menyebutkan, saat ini pembangunan yang diporsir antara lain taman seluas lima hektare yang ada di lokasi tersebut. Taman seluas lapangan Karebosi ini nantinya akan menjadi ruang publik untuk masyarakat berkumpul dan bercengkrama, termasuk di pasir putih sebagai landmark baru Sulsel.

Sebelumnya, Syahrul menyebutkan, masih mengagendakan beberapa peresmian dan soft launching sejumlah proyek sebelum masa jabatannya berakhir, seperti Stadion Barombong, PLTB Sidrap, dan launching pelebaran jembatan Sungai Tello.

“Sekarang ini yang mana bisa saya resmikan, itu yang saya resmikan. Yang tidak, biarkan gubernur selanjutnya yang resmikan. Saya cuma lihat sejauh mana cek, on the spot, semuanya. Dan saya berharap memang semua sudah diperiksa oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Saya berharap semua on the track,” harapnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Iklan stie Amkop

Baca Juga