Terusik, Tim NH-Aziz Serang Balik Prof Andalan

195
  • 1
    Share
nh-aziz
Juru bicara pasangan NH-Aziz, Risman Pasigai. (Sulselsatu/Ramdhan Akbar)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Juru Bicara pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz), Risman Pasigai menanggapi kritikan calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, yang menyebut program gratis hanya memanjakan masyarakat.

Kritikan yang disampaikan NA, singkatan Nurdin Abdullah saat kampanye di Bone itu, seolah menyindir pasangan NH-Aziz yang selama ini mencanangkan banyak program gratis.

“Ah masa orang sekelas NA ngomong begitu. NA itu profesor, masa analisanya dangkal. Kalau analisa begitu, tidak harus jadi profesor orang,” kata Risman, Rabu (14/3/2018).

Menurut Risman, semua program gratis yang dibuat oleh jagoannya itu telah melalui kajian tim ahli sebelum dilempar ke publik. Apalagi, sebagai seorang pengusaha dan ekonom, NH pasti tahu bagaimana hitung-hitungan sebelum menawarkannya kepada calon pemilih.

“Tidak mungkin Pak Nurdin Halid mau merusak integritasnya sebagai seorang ekonom. Karena kekuatan analisa dan praktik ekonominya pula, Pak Nurdin Halid itu dipercaya memimpin koperasi Indonesia dan Asia,” lanjutnya.

Risman menilai, pemerintah adalah pelayan bagi masyarakat, sehingga sudah sepatutnya pemerintah memberikan apa yang menjadi hak rakyat bahkan gratis sekalipun.

Jika dipercaya menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, NH-Aziz akan mendatangkan banyak bantuan yang bersumber dari APBN.

“Apalagi, selama ini keduanya berkiprah secara nasional di pusat. Pak NH dan Pak Aziz salah satu keunggulannya adalah sejauh ini hanya satu-satunya pasangan yang berkiprah secara nasional dan punya jaringan kuat di pusat,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, tidak seharusnya NA melakukan pembodohan dengan membantah program layanan yang sebenarnya bisa dilakukan.

Risman lalu mengeritik NA bahwa pantas saja Program Pendidikan Gratis yang dicanangkan Pemprov Sulsel selama ini tidak mampu dilaksanakan di Bantaeng, tempat NA menjadi bupati.

Itu terungkap dari warga Bantaeng saat NH berkunjung ke sana beberapa waktu lalu. Sejumlah warga mengaku program pendidikan gratis di Bantaeng tidak berjalan, padahal sudah saatnya dinikmati masyarakat.

“Bisalah diukur bahwa pantas di Bantaeng hanya mampu bangun Pantai Marina. Jangan juga menjual proyek daerah dengan memamerkan bangunan bagus seperti di Bantaeng lalu dianggap itu sebuah keberhasilan besar,” tambahnya

“Kalau APBD cukup, siapapun yang memimpin daerah pasti mampu membangun yang bagus-bagus. Karena itu adalah kewajiban pemerintah. Yang harus menjadi gambaran kecerdasan pemimpin jika mampu membuat terobosan layanan yang membuat rakyatnya menjadi nyaman dan sejahtera. Salah satu bentuk kenyamanan rakyat adalah memberikan haknya secara gratis, terutama di sektor pendidikan, pertanian, dan layanan administrasi penduduk,” bebernya.

Di sektor pendidikan, NH-Aziz menawarkan program gratis untuk perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah serta pupuk dan kredit tanpa bunga bagi petani melalui Bumdes.

“Saya yakin calon lain pantas iri dengan program NH-Aziz karena semua sendi layanan sudah dicover, sementara mereka tidak ingin disebut menjiplak dan ikut-ikutan,” tutupnya

Penulis: Ramdhan Akbar
Editor: Alam Malik

Terusik, Tim NH-Aziz Serang Balik Prof Andalan 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga