Antisipasi, PSDA Pinrang Intens Pantau Pintu Air di Wilayah Kota

42
PSDA Pinrang memantau pintu- pintu air di kawasan perkotaan Pinrang. (Sulselsatu/Hasrul)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, PINRANG– Menjamin ketersediaan dan suplai air bagi areal persawahan menjadi tanggung jawab utama Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Kabupaten Pinrang.

Demi menjamin hal tersebut, Dinas PSDA Kabupaten Pinrang rutin melakukan pemantauan di beberapa pintu air dan gorong – gorong saluran irigasi yang ada di Kabupaten Pinrang.

Seperti yang terlihat Rabu (14/3), Tim Dinas PSDA melakukan pemantauan gorong – gorong saluran irigasi yang berada di depan depan Pasar Sore Kampung Jaya Kecamatan Watang Sawitto. Diketahui, Kota Pinrang sebagian besar dilalui oleh beberapa saluran induk yang mengairi hampir seluruh areal persawahan di Kabupaten Pinrang.

Kepala Seksi Pemeliharaan Irigasi dan Rawa Muh.Hasbi yang ditemui ditempat pemantauan mengungkapkan, Tim Dinas PSDA rutin melakukan pemantauan di lokasi pintu air dan gorong – gorong irigasi yang tersebar di Kabupaten Pinrang.

“Kendala yang sering ditemui adalah adanya ketersumbatan akibat sampah yang menumpuk berupa material plastik, batang kayu dan sampah non organik lainnya,” jelas Hasbi

Hasbi juga meminta kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran irigasi karena sangat berdampak pada ketersediaan air untuk areal persawahan.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Irigasi dan Rawa Muchlis Muslimin pihak PSDA sudah sering memperingatkan kepada masyarakat diantaranya dengan memasang papan larangan membuang sampah di saluran irigasi dan melakukan peneguran langsung.

Lebih lanjut Muchlis mengatakan bahwa pihaknya juga senantiasa melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut sampah yang menyumbat saluran irigasi, tetapi menurutnya, tanpa kesadaran dari masyarakat sendiri, ketersumbatan saluran irigasi akan terus terulang.

“kami minta kepada mayarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran irigasi, minimal jangan membuang sampah di saluran irigasi,” tutup muchlis.

Penulis: Hasrul
Editor: Alam Malik

iklan-sulselsatu-jeneponto