Cegah Penjualan ke Tengkulak, TNI Sergap Truk Pengangkut Gabah di Maros

233
Razia truk pengangkut gabah oleh Kodim 1422 Maros (Ist)
Cegah Penjualan ke Tengkulak, TNI Sergap Truk Pengangkut Gabah di Maros 1

SULSELSATU.com, MAROS – Dalam rangka mencegah penjualan beras ke tengkulak, jajaran TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 1422 Maros, melakukan razia truk pengangkut beras di sejumlah titik sejak beberapa hari terakhir. Razia ini dinamakan Serapan Gabah Petani (Sergap).

Komandan Kodim 1422 Maros, Letkol Kavaleri Mardi Ambar Fajaryanto memngatakan, razia ini sudah dua hari dilakukan anggota TNI di Maros. Langka ini ditempuh untuk mencegah petani menjual gabah miliknya ke para tengkulak. Ini juga sebagai langkah untuk mendukung pemenuhan swawenda beras tingkat nasional.

Mardi meminta, agar jika petani tidak perlu heran jika ada anggota Kodim yang bertindak menghalau penjualan gabah dari petani ke tengkulak di lapangan. Seperti yang terjadi di sejumlah wilayah di Maros dan daerah lainnya. Hal itu dilakukan semata-mata agar gabah petani bisa diserap maksimal oleh Bulog.

“Semalam ada beberapa titik, anggota kami berhasil menghalau penjualan gabah petani oleh tengkulak yang akan dibawa ke Sidrap. Gabah itu kita arahkan ke mitra Bulog untuk dibeli. Mereka memang sengaja membeli gabah di malam hari,” ungkap Mardi, saat ditemui di lokasi razia di Jl. Ratulangi Kecamatan Turikale, Maros, Rabu, (14/3/2018).

“Kami memang melakukan razia ke beberapa truck pengangkut gabah dan beras. Ini upaya pencegahan saja, supaya petani tidak menjual beras dan gabahnya ke tengkulak, tapi menjual ke pihak Bulog. Dan ini juga merupakan perintah langsung dari atasan, supaya TNI mengambil peran dalam mendukung program swasembada beras,” sambungnya.

Menurut Mardi, Kementrian Pertanian melaksanakan kerjasama untuk membantu pemenuhan cadangan nasional. Selama ini di Maros, ada indikasi beras dari dijual secara diam-diam ke luar daerah. Makanya Maros sulit memenuhi target pencadangan beras.

“Unuk mencegah penjual ke pihak tengkulak, maka TNI menahan truk pengangkut beras tersebut. Saat ini ada sekitar 10 truck yang telah diamankan di Kodim,” bebernya.

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Hendra Wijaya

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga