Disdag Makassar Petakan Wilayah Ini Rawan Peredaran Minol Ilegal

63
Ilustrasi (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Perdagangan Kota Makassar menyebut wilayah utara Makassar merupakan titik rawan peredaran minuman beralkohol.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Disdag Makassar, Syahruddin mengatakan, peredaran barang-barang ilegal tak terkecuali minuman beralkohol kerap ditemukan di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

“Yang jadi masalah selama ini kan baru ada bidang pengawasan dibentuk, ini menjadi langkah awal kita memulai pengawasan terhadap barang-barang yang beredar di Makassar,” kata Syahar.

Khusus pengawasan terkait peredaran minuman beralkohol, Syahar mengaku, masih mencari alternatif yang tepat. Alasannya, ada perbedaan persfektif pada peraturan menteri perdagangan dengan peraturan daerah mengenai penjualan minuman beralkohol.

“Permendag nomor 20 dengan peraturan walikota tentang peredaran minol ada perbedaan. Peraturan Menteri Perdagangan menperbilehjan penjualan minol tipe A di Cafe dan Resto sementara perda kita di Makassar melarang penjualan minol di cafe resto. Hanya 4 usaha yang diperbolehkan menjual minol di Makassar yakni pub, hotel, tempat karaoke, diskotik dan bar,” ujar Syahar.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

ABM Makin Kencang di Toraja, Banyak Komunitas Alihkan Dukungan

SULSELSATU.com, TORAJA - Dukungan sejumlah komunitas di Toraja, termasuk...

Baca Juga