Abraham Samad Ingin Maju di Pilpres 2019

90
  • 12
    Shares
Abraham Samad. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad berhasrat untuk ikut bertarung di Pilpres 2019 mendatang. Pria asal Sulsel itu mulai bergerilya ke sejumlah daerah untuk mengkampanyekan cita-citanya memperbaiki kondisi bangsa saat ini.

Salah satunya, Yogyakarta. Teka-teki Abraham Samad untuk mengejar posisi cawapres maupun capres itu sangat terlihat, ketika berbicara dengan jurnalis di Yogyakarta, Minggu (15/4/2018) malam.

Abraham mengakui, tidak ingin mendapatkan posisi yang bisa men-downgrade lembaga KPK.

Ia menegaskan bahwa KPK posisinya di atas menteri. Hal ini, merunut dengan adanya tiga menteri yang ditetapkan tersangka oleh KPK, saat dirinya memimpin lembaga antirasuah itu.

“Zaman saya pimpin KPK, ada tiga menteri yang kita proses hukum. Artinya, posisi KPK itu di atas menteri,” katanya, seperti dikutip dari viva.co.id, Senin (16/4/2018).

Dia mengaku selesai jadi pimpinan KPK, tak sedikit partai politik yang merayu dirinya untuk menjadi kepala daerah. Namun, tawaran itu ditolaknya dengan alasan ingin tetap membawa marwah KPK dan tidak ingin men-downgrade KPK.

“Kalau saya maju di Pilkada, pasti banyak orang KPK yang marah, karena jabatan mantan ketua KPK melekat pada saya. Saya tidak ingin men-downgrade KPK,” ujarnya.

Hal lain ketika sosok Abraham adalah orang politik dan bukan pimpinan KPK, tentunya rayuan dari parpol itu bisa dipertimbangkan. Namun, Abraham mengaku maju dalam Pilkada butuh kapital yang tidak sedikit.

“Saya tidak ingin seperti mantan pimpinan KPK lainnya. Saya tetap akan menjaga marwah KPK,” ucapnya.

Abraham Samad menyatakan saat ini sedang menyiapkan mental dan mempersiapkan hal yang lainnya, jika masyarakat Indonesia memberi amanah kepada dirinya.

“Saya tahu, sumber daya alam Indonesia sangat kaya dan jika dikelola dengan benar, tidak ada orang Indonesia yang tidak punya duit, mati kelaparan, dan tidak ada lagi orang melapor kemalingan ayam, sapinya ikut hilang,” ucapnya.

Editor: Awang Darmawan