Debat Kandidat Pilkada Jeneponto, Ini Visi Misi Paslon

455
  • 3
    Shares
Debat kandidat Pilkada Jeneponto.(Sulselsatu/Dedi)

SULSELSATU. com, JENEPONTO – Debat kandidat Pilkada Jeneponto telah digelar KPU di Gedung Sipitangarri, Senin (16/4/2018).

Empat kandidat calon bupati dan wakil bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu-Kasmin Makkamula, Muhammad Sarif-Andi Tahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin BJ-Isnaad Ibrahim Lontang.

Ada tiga orang panelis pakar yang menjadi panelis pada debat ini masing-masing, Prof Dr Sukirman Rahman, Pakar Sosial politik dan pemerintahan Prof Dr Amin Arsyad dan Pakar Sosiologi penanganan konflik peningkatan kesejahteraan dan ekenomi Dr Mansyur Rajab.

Moderator dalam debat kandidat Dr M Iqbal Sultan yang merupakan Ketua Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin Makassar memberikan kesempatan masing-masing paslon untuk memaparkan visi misi paslon dengan waktu yang sudah ditentukan.

Paslon urut 1, Mulyadi Mustamu-Kasmin Makkamula yang memaparkan visi-misnya yakni mewujudkan Jeneponto yang berbudaya, inovatif sejahtera dan agamis, meningkatkan karakter dan ahklak serta kualitas pendidikan agama.

Menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mewujudkan daya saing ekonomi daerah, meningkatkan kuantitas dan kualitas infra struktur publik.

“Dan mengoptimalkan potensi dan sumber daya daerah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, prestasi olah raga dan pengembangan kelembagaan kepemudaan,” kata Mulyadi Mustamu.

Visi Misi Paslon nomor 2, Muhammad Sarif-Andi Tahal Fasni yakni, mewujudkan masyarakat Jeneponto yang sejahtera, maju, adil dan makmur, mewujudkan masyarakat yang religius, meningkatkan pelayanan kesehatan dan mutu pendidikan.

Selain itu, akan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat, mewujudkan SDM aparatur yang baik, bersih, profesional dan proporsional, mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan beretika.

“Juga pemerataan infrastruktur pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kemandirian ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, membuka ruang investasi dan kemitraan,” kata Muhammad Sarif.

Sementara Iksan Iskandar-Paris Yasir menyebut akan mengakselerasi perbaikan Indeks Pembangunan Manusia serta meningkatkan kualitas SDM.

Dia juga mengaku akan mewujudkan peradaban birokrasi melalui tata kelolah pemerintahan yang profesional, aspiratif, partisipatif dan transparan, melaksanakan pengembangan wilayah dan pembanguan infrastruktur wilayah secara merata.

“Peningkatkan perekonomian daerah melalui pengelolaan sumber daya daerah dan lingkungan hidup secara berkelanjutan dan investasi yang berkeadilan, mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efesien, produktif, transparan dan akuntabel,” kata Iksan.

Baharuddin-Isnad Ibrahim yang juga calon independen ini menyebut terwujudnya masyarakat Jeneponto yang religius, maju, mandiri, sejatera serta terciptanya keunggulan daerah.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya lokal serta meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui penguatan lembaga ekonomi kerakyatan serta keserasian industri dan pertanian.

“Kita juga akan mengembangkan infrastruktur wilayah dan pengelolaan lingkungan secara selaras, lestari dan optimal, peningkatkan peran masyarakat dalam mewujudkan keunggulan daerah yang berbasis kearifan lokal,” kata Baharuddin.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga