Calon Kepala Daerah se-Sulsel Dapat Pembekalan Anti Korupsi

114
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel saat hadir dalam pembekalan anti korupsi yang digelar KPU bekerjasama dengan KPK, Selasa (17/4/2018). (Sulselsatu/Asrhawi Muin)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pembekalan anti korupsi bagi calon kepala daerah se-Sulsel yang berkontestasi pada Pilkada serentak 2018 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (17/04/2018).

Acara ini dihadiri pasangan calon pimpinan daerah dari kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2018.

Acara ini juga dihadiri empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang berkontestasi pada Pilgub Sulsel 2018.

Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua DPRD Sulsel M Roem, Kepala Kejati Sulsel Tarmizi, Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, Pangdam XIV Hasanuddin Agus Surya Bakti, dan Kapolda Sulsel Umar Septono.

Komisioner KPU Sulsel, Faisal Amir, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan pilkada berintegritas. Pasalnya, proses pilkada tidak akan berinteritas jika paslon juga tidak berintegritas.

“Pembekalan ini adalah bagian dari proses untuk mewujudkan pilkada berintegritas,” kata Faisal Amir.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, dalam sambutannya juga mengatakan, pembekalan ini perlu dilakukan untuk mencegah korupsi dari awal.

Pasalnya, korupsi sendiri telah menjadi masalah tersendiri di Indonesia.

Berdasarkan data dari KPK, sepanjang tahun 2004-2018 tercatat ada 103 kasus korupsi yang melibatkan 75 bupati/walikota dan 13 gubernur.

Laode berharap, dengan adanya pembekalan ini, hal semacam itu tidak terjadi di Sulsel.

“Kita perlu mencegah dari awal. Banyak yang jadi pejabat dan berakhir di penjara. Saya sangat berharap itu tidak terjadi di Sulsel,” katanya.

Penulis: Ashrawi Muin
Editor: Awang Darmawan