Dilaporkan Aksa Mahmud ke Polisi, Maqbul Halim: Urus Suriah Lebih Penting, di Sana Butuh Banyak Semen

333
  • 2
    Shares
Maqbul Halim
Maqbul Halim. (Dok. Sulselsatu.com)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panglima Squadron pasangan calon walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAMi), Maqbul Halim menanggapi santai laporan Founder Bosowa Grup Aksa Mahmud ke polisi atas kasus dugaan ujaran kebencian.

Maqbul dilaporkan ke Polrestabes Makassar, Senin (16/4/2018) kemarin oleh kuasa hukum Aksa Mahmud, Jhon Hardiansyah dan Muchtar Djuma.

“Sepertinya lebih penting laporkan Donald Trump ke Dewan Keamanan PBB yang serang Suriah daripada urus Pilkada Makassar. Di sana dibutuhkan banyak semen untuk bangun kembali Suriah dan sekitarnya yang telah hancur akibat perang,” kata Maqbul kepada Sulselsatu.com, Senin (16/4/2018) malam.

Selama ini, Maqbul memang dikenal sebagai politisi yang aktif di sosial media, baik Facebook maupun Twitter. Namun, cuitannya baru-baru ini membuat Maqbul dilaporkan ke polisi.

Kuasa hukum Aksa Mahmud, Jhon Hardiansyah mengatakan, Maqbul diduga telah sengaja melakukan ujaran kebencian pada tokoh-tokoh nasional asal Sulsel.

Dalam cuitannya, Maqbul mengaitkan Pilkada Makassar dengan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, pengusaha nasional HM Aksa Mahmud dan Wakil Kapolri Komjen Syafruddin.

Maqbul juga menyingkat nama Appi-Cicu menjadi Acu. Dia lalu menulis Acu ini didukung Wapres HM Jusuf Kalla dan Aksa Mahmud.

“Banyak sekali cuitan Maqbul yang mengarah ke ujaran kebencian. Anehnya, dia menyerang tokoh-tokoh asal Sulsel dan mengaitkannya dengan Pilkada Makassar,” kata Jhon.

Penulis: Ramdhan Akbar
Editor: Awang Darmawan