APK Paslon Banyak yang Rusak, Begini Respons Kandidat di Pilkada Pinrang

Kondisi Alat Peraga Kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Pinrang di Kecamatan Patampanua. (Sulselsatu/Hasrul)

SULSELSATU.com, PINRANG – Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang KPU Pinrang di sejumlah titik banyak yang sudah rusak. Padahal APK kandidat yang akan bertarung di Pilkada Pinrang belum lama ini dipasang oleh penyelenggara.

APK di Kecamatan Patampanua misalnya, baliho pasangan calon rusak dan sudah nyaris roboh karena kayu yang digunakan sudah patah.

Amri, selaku juru bicara pasangan calon Abdul Latif-Usman Marham (BERSALAM) juga angkat bicara mengenai masalah ini.

Dia mengatakan, APK yang dipasang KPU sudah memprihatinkan. Padahal, APK merupakan sarana untuk memperkenalkan jagoannya kepada seluruh masyarakat Pinrang.

“Kita harus mengetahui dulu dari pihak KPUD apakah ada penganggaran terkait itu, jika tidak ada maka model pemeliharaan yang harus diperbaiki,” kata Amri, Jumat (20/4/2018).

Dia memperkirakan, kerusakan pada APK tersebut karena faktor alam. Makanya dia meminta, agar KPU Pinrang melakukan perbaikan kepada APK yang sudah rusak.

“Jika tidak ada anggaran maupun aturan KPU melakukan perbaikan, setidaknya memberikan sedikit informasi kepada setiap tim pasangan calon, karena baliho itu akan terpasang sampai hari H,” harapnya.

Di bagian lain, LO pasangan calon Hamka Mahmud-Ahsan Wahid (BERKAH), A. Bahrun sangat menyayangkan masalah ini.

“Aturannya, paslon yang dibebankan untuk memelihara dan memperbaiki baliho tapi di sisi lain KPU harus memasang dengan kualitas yang baik, karena saya lihat di beberapa kecamatan ada yang bagus dan ada yang jelek cara pemasangannya, nah yang jelek itulah yang mudah rusak,” ujar Bahrun.

Dia berharap, kedepan KPU memperhatikan betul alat peraga yang akan dipasang karena APK merupakan salah satu media untuk memperkenalkan setiap paslon.

“Meskipun ada aturannya, setidaknya kedepan KPU bisa memperhatikan mulai dari pemasangannya sampai pemeliharaannya, dan bisa melibatkan PPS Kecamatan ataupun panitia penyelenggara KPU lainnya di setiap titik kecamatan atau desa” harapnya

Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Pinrang, Rustan Bedman mengatakan, kerusakan APK bukan lagi tanggung jawab KPU.

“Kami tidak berani karena tidak punya kewenangan untuk memperbaiki dan memelihara alat peraga paslon,” kata Bedman.

“Paslonlah yang berwenang memelihara dan memperbaiki kerusakan termasuk mengganti yang hilang, dan KPU hanya mengadakan sampai pemasangan kemudian menyerahkan ke paslon, sesuai PKPU no 4 tahun 2017,” jelas Bedman.

Penulis: Hasrul
Editor: Hendra Wijaya