Peduli Kasus Hukum Kakek Soebeki, Mahasiswa Serbu Kejati Sulselbar

77
  • 2
    Shares
Img 20180515 145037
Mahasiswa yang mengatasnamakan Peduli Kakek Sobeki ramai-ramai mempertanyakan legal standing kasus hukum yang menimpa Sobeki di Kejati Sulselbar, Rabu (15/5/2018). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa di Makassar yang mengatasnamakan diri dari Aliansi Peduli Kakek Soebeki hari ini menggeruduk Kantor Kejati Sulselbar, Selasa (15/5/2018).

Sekelompok mahasiswa yang mengenakan pita putih di lengan masing-masing ini awalnya hanya berdiri di gerbang Kantor Kejati. Namun kemudian berhasil masuk ke halaman Kantor Kejati.

Para mahasiswa menuntut dipertemukan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arifuddin Sakka yang dituding melakukan kriminalisasi hukum terhadap Soebeki dengan tudingan memalsukan surat tanahnya sendiri.

“Kami minta Arifuddin Sakka temui kami, di mana legal standing-nya kakek Soebeki memalsukan surat tanah,” kata seorang orator, Aswar.

Beruntung, mahasiswa yang berhasil masuk ke Halaman Kantor Kejati ditemui Kasi A Kejati Sulselbar Dedi Irwan dan melakukan dialog dengan para mahasiswa.

Seperti diketahui, Kakek Soebeki yang saat ini berusia 88 tahun harus berurusan dengan hukum. Beberapa kali Sobeki telah menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Makassar.

Sobeki didakwa atas dugaan pemalsuan dokumen tanah, atau pemalsuan surat pernyataaan kepemilikan tanah seluas 160 meter persegi di Jalan Veteran Utara nomor 318/386, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar.

Pada agenda sidang sebelumnya, Sobeki sempat dilarikan ke apotek Pengadilan Negeri Makassar lantaran kondisi kesehatannya memburuk.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya