Monumen Pesawat Tempur Kini Ada di Simpang Lima Bandara

Whatsapp Image 2018 05 30 At 22.05.27

SULSELSATU.com, MAROS – Monumen Pesawat Tempur Mig-17 Fresco yang digagas Komandan Lanud Hasanuddin Makassar, Marsma TNI, Bowo Budiarto, Rabu (30/05/2018) sore, diresmikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna didampingi Pangkoopsau II Marsda TNI Fajar Prasetyo.

Monumen tersebut dibangun tepat di area Simpang Lima Lampu Merah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros.

Usai diresmikan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna menjelaskan, monumen ini dibangun selain untuk mempercantik Kota Makassar dan menambah daya pikat bagi wisatawan untuk datang ke Kota Anging Mammiri, juga sebagai penanda keberadaan Lanud Hasanuddin bagi publik.

Yuyu menyebut salah satu alasan Pesawat tempur Mig-17 Fresco dipilih sebagai monumen karena pesawat ini memiliki sejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mig-17 f dijadikan sebagai monumen di simpang lima lantaran pesawat tersebut memiliki peranan besar dalam sejarah pembebasan Irian Barat, dalam operasi Trikora tahun 1962.

“Monumen pesawat tempur ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Selain itu, monumen ini bisa sebagai pemberitahuan atas keberadaan Lanud Hasanuddin yang memiliki dua skuadron yang besar, dimana selama ini, keberadaannya masih banyak tidak diketahui oleh publik,” ujar jenderal bintang empat tersebut.

Yuyu mengatakan, Pesawat Mig-17 Fresco ini merupakan pesawat buatan Uni Soviet tahun 1954. Jenis pesawat tersebut dulunya digunakan oleh TNI AU untuk bertempur bomber, serta sebagai tim pesawat akrobatik.

Yuyu berharap publik mengetahui sejarah perjuangan bangsa kita khususnya bagi generasi muda agar mereka tidak melupakan sejarah bangsa sendiri. Besar sekali andil dari pesawat ini, maka dibangunlah monumen ini.

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Awang Darmawan