Ini Penyebab Terbaliknya Kapal Penumpang di Perairan Makassar

Dicky Sondani
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapal KM Arista tipe jolloro terbalik di perairan Makassar, Rabu (13/6/2018) siang tadi. Sebanyak 13 penumpang tewas dan 23 orang dinyatakan selama dalam insiden ini.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penyebab terbaliknya kapal tradisional tersebut diduga disebabkan oleh kelebihan muatan.

Kapal yang semestinya hanya berkapasitas 15 orang malah mengangkut hingga nyaris 3 kali lipat.

“Itu kapal nelayan, 15 orang saja sudah maksimal. Ini diisi lebih dari 37 orang, ditambah 2 motor,” kata Dicky saat ditemui di RS Jala Ammari.

Dicky pun menyebutkan bahwa titik tenggelam KM Arista adalah antara Pulau Kayangan dan tanggul reklamasi Newport Makassar.

“Di situ titiknya, jadi tidak terlalu jauh juga. Tapi karena ombak tinggi, mereka tidak sanggup menyelamatkan diri,” kata Dicky.

Untuk menyelidiki kasus ini, polisi telah mengamankan pemilik Kapal KM Arista.

“Inisial (pemilik) belum ada nih. Pemilik kapal diamankan di Polres Pelabuhan,” kata Dicky.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan