Sumarsono: Korban KM Arista Tanggung Jawab Pemerintah

  • 2
    Shares
Img 20180614 Wa0030

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono menyampaikan duka mendalam untuk korban dari tenggelamnya KM Arista di Perairan Gusung Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar yang sedianya berangkat dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barang Lompo.

Hal tersebut ia sampaikan dalam amanatnya saat Salat Tarawih di malam terakhir Ramadan 1439 Hijriah, di Masjid Baitul Aqsha, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (14/06/2018) malam.

“Ini intinya bagi kita mau perjalanan darat, mau laut, maupun udara senantiasa tidak lepas dari aturan. Dan kalau pun ini terjadi bukan karena kita merencanakan tetapi kehendak dari Allah SWT,” kata Soni, sapaan akrabnya.

Dia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat hendak melakukan perjalanan mudik untuk tidak memaksakan diri.

“Pelajaran buat kita bagi yang mau mudik jangan memaksakan diri, kapal ini bukan kapal penumpang, tetapi kapal nelayan,” sebut Soni.

Seperti diketahui, kapal yang diduga tenggelam karena kelebihan muatan ini, juga tidak memiliki manifest daftar penumpang.

Meski begitu, ia tidak ingin menyalahkan siapapun namun mengambil pelajaran dari peristiwa ini.

“Tetapi pemerintah apapun tidak bisa menyalahkan karena satu warga Indonesia, ketika terjadi kecelakaan itu adalah tanggung jawab sepenuhnya pemerintah harus hadir. Maka harus hadir untuk melindungi tidak saling menyalahkan tetapi selamatkan dulu,” ucap Soni.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan