Penghina Amien Rais Dilaporkan di Bareskrim

  • 2
    Shares

SULSELSATU.com – Sekjen Kornas Forum Komunikasi Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) M. Azrul Tanjung, melaporkan seorang bernama Syakieb Sungkar atas tindakannya mencemarkan nama baik tokoh senior Muhammadiyah Amien Rais. Syakieb diketahui mengunggah foto Amien di akun Facebooknya dan dianggap melecehkan politikus senior PAN itu.

Azrul mengatakan, sebagai keluarga besar Muhammadiyah mengaku tersinggung dengan unggah Syakieb itu.

“Merasa tersinggung dengan postingan saudara Syakieb Sungkar yang memang kami anggap tidak pantas, tidak senonoh. Karena itu sudah dilakukan secara terbuka di media online (media sosial) yaitu Facebook. Ya kami melaporkan beliau,” kata Azrul di Bareskrim KKP, Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

Ia melaporkan Syakieb karena dianggap menyebarkan gambar tak senonoh di media sosialnya. Menurut pengacara Arzul, Wa Ode Nur Zainab, unggahan Syakieb memuat Amien yang digambarkan seperti seorang gelandangan. Gambar tersebut diunggah Syakieb pada 25 Juni 2018 pukul 21.08 WIB.

“Isinya adalah mengunggah foto seseorang yang wajahnya Bapak Amien Rais tokoh bangsa, tokoh Muhammadiyah yang kita hormati tetapi dengan badan seorang, yang maaf, bertelanjang dada, kain compang-camping yang diikat di pinggang tanpa alas kaki,” jelas Wa Ode dikutip dari kumparan.

Menurutnya, apa yang dilakukan Syakieb dinilai keterlaluan dan melukai hati masyarakat Indonesia, khususnya Muhammadiyah serta lainnya.

Lebih lanjut, kata Wa Ode, melalui akun Facebooknya ia mengetahui jika Syakieb adalah orang yang terpelajar dan intelektual. Serta, dinilai paham mengenai UU ITE dengan melihat pengalaman kerjanya.

Laporan yang dibuat Arzul dan pengacaranya tertuang dalam LP/B/787/VI/2018 tertanggal 26 Juni 2018.

“UU ITE itu Pasal 27 ayat 3 dan (Pasal) 28 ayat 2. Terkait (Pasal) 28 ayat 2 karena inikan beliau simbol tokoh bangsa, tokoh agama bagi kalangan Muhamadiyah. Jadi ini sudah masuk ke SARA sebetulnya. Dengan gambar ini sebetulnya bicara banyak menyinggung perasaan,” tutup Wa Ode.

Editor: Agung Hidayat