Gugatan Ditolak MK, JK Gagal Maju Cawapres 2019

635
  • 4
    Shares
Screenshot 2018 06 24 17 16 30 53
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (IST)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan tentang masa jabatan wakil presiden selama dua periode. Dengan demikian, Wapres Jusuf Kalla atau JK tidak bisa maju lagi di Pemilihan Presiden 2019.

Adapun objek yang diuji adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 169 huruf n dan 227 huruf i, di mana menguji frasa Presiden atau Wakil Presiden serta frasa selama dua kali masa jabatan, dalam jabatan yang sama.

Perkara dengan nomor 36/PUU-XVI/2018 diajukan oleh seorang warga negara bernama Muhammad Hafidz, Perkumpulan Rakyat Proletar untuk Konstitusi (Perak), serta Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS).

“Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima,” ujar Ketua MK Anwar Usman di ruang sidang MK, Jakarta  yang dikutip dari CNN Inodonesia, Kamis (28/6/2018).

Uji materi ini sebelumnya diajukan oleh perseorangan Muhammad Hafidz dan Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa dan Perkumpulan Rakyat Proletar.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan pemohon tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan. Menurut hakim, ketentuan itu tak berdampak langsung kepada pemohon.

“Pihak yang mungkin menerima kerugian konstitusional adalah partai politik yang memenuhi persyaratan,” kata hakim anggota I Dewa Gede Palguna.

Namun tak semua partai politik bisa mengajukan uji materi tersebut. Menurut hakim, partai politik yang bisa mengajukan gugatan ke MK adalah yang tak ikut membahas UU Pemilu di DPR.

“Dengan terbatasnya kemungkinan pihak yang memiliki kedudukan hukum untuk menjadi pemohon, maka sulit menjelaskan potensi kerugian pemohon,” ucapnya.

Uji materi itu sebelumnya dilatari aspirasi sejumlah kelompok masyarakat yang ingin Jusuf Kalla kembali maju mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilu 2019. Namun ketentuan tersebut dianggap menghambat pecalonan JK.

JK diketahui pernah menjadi wapres untuk presiden Soesilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009 sebelum mendampingi Jokowi.

Pemohon menilai aturan itu semestinya dirinci lebih jauh apakah masa jabatan dua kali itu dilakukan berturut-turut atau tidak.

Editor: Febriansyah

Gugatan Ditolak MK, JK Gagal Maju Cawapres 2019 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga