Keluhkan PPDB, Puluhan Orangtua Siswa Serbu Rujab Gubernur Hingga Ada yang Pingsan

146
  • 1
    Share
Whatsapp Image 2018 06 29 At 22.41.48
Puluhan orangtua siswa mendatangi Rujab Gubernur soal masalah di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sulsel, Jumat malam (29/6/2018). (Ist)
Keluhkan PPDB, Puluhan Orangtua Siswa Serbu Rujab Gubernur Hingga Ada yang Pingsan 1

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekitar pukul 22:15 WITA, puluhan warga dan beberapa anak kecil mendatangi Rujab Gubernur Sulsel di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat, (29/6/2018).

Berdasarkan penuturan dari Ferry Rende, staf ahli Sumarsono, warga yang datang adalah orang tua siswa yang kecewa atas hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sulsel.

Warga masuk melalui Jalan Sungai Tangka (pagar belakang rujab). Ferry pun menerima beberapa keluhan lalu merekamnya.

“Secara kebetulan saat mereka tiba, kami ada di samping Pos Satpol PP. Mereka ada yang histeris dan mulai teriak. Daripada orangtua tersebut ribut, kami tenangkan. Kami dengar dan rekam keluhannya,” kata Ferry.

Setelah merekam keluhan warga, Ferry meminta mereka untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Ia pun melaporkan keluhan orangtua siswa tersebut kepada Sumarsono yang tidak lain adalah Pj Gubernur Sulsel, yang tengah beristirahat.

Ferry menjelaskan, keluhan tersebut langsung mendapat respon dari Sumarsono. Sumarsono kata Ferry, meminta agar orangtua dan siswa tetap bersabar menunggu hasil PPDB Sulsel.

“Orangtua dan siswa harap bersabar menunggu tahapan pengumuman PPDB Sulsel. Semua lulusan SMP pasti ditampung di SMA dan SMK karena daya tampung cukup tersedia,” kata Ferry menirukan Sumarsono.

Ferry pun mengaku kaget dengan kedatangan warga yang mendadak ini. Saat berada di dekat pintu masuk, ia tidak menyangka sudah ada puluhan orang yang berada di depan gerbang, sebagian bahkan sudah di dalam.

Saat beberapa orangtua menyatakan keluhannya, seorang ibu terjatuh seperti orang pingsan. Tetapi ketika teman-teman dari ibu tersebut memberikan minuman teh kotak dan air mineral, ibu tersebut sadar kembali.

“Orang tua tersebut mengeluh dan terpaksa datang ke rujab gubernur karena sejak pagi mereka tidak mendapatkan jawaban yang pasti dari pihak Disdik,” tutupnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga