Terkait Perbedaan Data C1, Ketua KPU Makassar Diperiksa Panwas 

166
  • 4
    Shares
Img 20180516 171027
Puluhan massa DIAmi membakar ban di area Kantor KPU Makassar jelang putusan sengketa Pilwali Makassar. (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Syarief Amir mejalani pemeriksaan di Kantor Panwas Kota Makassar, Sabtu (30/6/2018).

Syarif datang memenuhi panggilan panwas tanpa didampingi oleh komisioner KPU Makassar lainnya.

Usai diperiksa, Syarif mengungkapkan, dirinya diinvestigasi terkait adanya temuan perbedaan antara model C1-KWK yang beredar di media sosial dengan data yang tersaji di website milik KPU Makassar.

“Saya datang mengklarifikasi terkait kasus data yang berubah tersebut. Ada kecurigaan yang terjadi di tiga TPS (Tempat Pemungutan Suara), salah satunya di Bontoduri Kecamatan Tamalate,” kata Syarief.

Pihaknya mengakui, kemungkinan adanya oknum yang sengaja merubah data tersebut sehingga terjadi perbedaan yang cukup mencolok.

“Kemungkinan ada yang mengubah, tapi kita belum tahu. Sementara penyelidikan. Nanti diperiksa, nanti dicek. Intinya itu barang masuk ke KPU, nanti diselidiki siapa yang bawa. Gakumdu yang tangani,” tutupnya.

Syarief Amir menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.30 Wita sampai pukul 12.30 Wita. Pemeriksaan yang dilakukan oleh tiga komisioner Panwaslu Makassar dan dipantau langsung Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi.

Penulis: Ramdhan Akbar

Editor: Alam Malik 

Rekomendasi Berita

Baca Juga