Panwaslu Terima Aduan Politik Uang di Jeneponto

759
  • 26
    Shares
Panwaslu Jeneponto, Pilkada Jeneponto, Pilkada Serentak 2018
Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful. (Sulselsatu/Dedi)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful mengaku menerima aduan sejumlah pelanggaran dalam Pilkada Jeneponto. Dugaan pelanggaran tersebut dilaporkan oleh dua tim pasangan calon bupati.

“Hari ini tim paslon nomor 1 dan 2 datang ke kantor Panwaslu menyampaikan beberapa keberatan selama proses penyelanggaran bupati maupun pilkada gubernur,” kata Saiful, Sabtu (30/6/2018).

Sejumlah dugaan pelanggaran yang dilaporkan tersebut di antaranya, dugaan praktik politik uang dan keberpihakan oknum penyelenggara.

“Ada pemilih yang tak diberikan kesempatan memberikan suara, kemudian ada keperpihakan penyelenggara dan adanya beberapa kotak suara di malam hari H yang segelnya dirusak,” ujar Saiful.

Hanya saja, kedua pelapor datang tanpa data yang lengkap. Dugaan pelanggaran itu juga masih disampaikan secara lisan.

“Baru sebatas penyampaian biasa. Namun, kami minta untuk sesegara mungkin untuk melaporkan dan melengkapi dokumen dokumen dugaan pelanggaran tersebut,” jelas Saiful.

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Terpopuler