Besok, Jokowi Resmikan PLTB Sidrap

283
  • 1
    Share
Soni Sumarsono tinjau PLTB Sidrap, Sabtu (2/6/2018). (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap yang menjadi PLTB pertama dan terbesar di Indonesia akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (2/7/2018) besok.

Didampingi sejumlah menteri, Jokowi akan meresmikan salah satu peradaban baru Sulsel yang lahir dari tangan Mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

SYL sendiri pasca mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Sulsel selama dua periode, kini telah melanjutkan karir politiknya sebagai salah satu ketua di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem.

Diketahui, PLTB yang terletak di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap ini diinisiasi oleh SYL saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulsel.

Ide pembangunan PLTB tersebut muncul saat dia menginginkan hadirnya listrik murah untuk rakyat yang bersumber dari energi terbarukan (renewable energy). Dia pun mengenali betul potensi daerahnya, dimana memiliki angin dengan kecepatan yang cukup untuk pembangunan PLTB.

Peluang ini kemudian ditangkap oleh investor asal Amerika Serikat, yakni UPC Renewables. Bekerja sama dengan PT Binatek Energi Terbarukan, pembangunan PLTB Sidrap dimulai tahun 2016 lalu, setelah perjanjian kerjasamanya ditandatangani pada Agustus 2015.

Pembangunan PLTB yang menghasilkan energi listrik 75 Mega Watt ini menelan investasi sebesar USD 150 juta dollar atau sekitar Rp 1,99 triliun (dengan kurs dolar Rp 13.300). Dibangun di atas lahan seluas 100 hektare, PLTB dengan total 30 kincir angin ini diprediksi bisa memenuhi kebutuhan energi listrik untuk 70 ribu pelanggan.

Sistem Interkoneksi PLTB Sidrap akan memanfaatkan tapping jaringan PLN SUTT 150 kV Sidrap-Maros yang terdiri dari empat sirkit, dua konduktor zebra sepanjang 3 km (8 tower) menuju T/L 150 kV Sidrap-Maros dan terhubung secara double phi.

Model Turbin yang digunakan adalah turbin angin class IIA Gamesa Eolia Corporation’s G114 2,5 MW pada menara baja dengan ketinggian 80 meter. Setiap tiang turbin angin memiliki tiga baling-baling dan didirikan di atas menara berbentuk tabung yang terdiri dari 3 bagian.

Sekedar informasi, PLTB Sidrap merupakan salah satu proyek kebanggaan Jokowi. Sebelumnya, melalui akun resmi sosial medianya, Jokowi menulis deskripsi progres proyek tersebut.

Tiang-tiang berwarna putih berjajar di punggung perbukitan Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, nun di pelosok tengah Sulawesi Selatan, sekitar 200 kilometer dari Makassar. Tiang-tiang itu begitu menonjol, berukuran raksasa, tingginya 80 meter.

“Pada sebagian tiang menara baja itu, di ujungnya sudah terpasang baling-baling besar, garis tengahnya 57 meter, sehingga total tingginya mencapai 137 meter. Ya, inilah tiang-tiang kincir angin raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pertama di Indonesia,” tulis Jokowi di akun Facebook resminya, pada Desember tahun 2017 lalu.

Menurut Jokowi, kawasan pebukitan Sidrap memiliki potensi angin yang bagus, dengan perkiraan kecepatan angin berkisar tujuh meter per detik yang cocok untuk kebutuhan menggerakkan baling-baling PLTB.

General Manager PT PLN Sulselbar, Bambang Yusuf, mengapresiasi apa yang dilakukan SYL selama menjabat Gubernur Sulsel, khususnya dalam hal ketersediaan energi. Apalagi, pemanfaatan energi terbarukan untuk energi listrik di Sulsel cukup besar.

Tidak hanya PLTB Sidrap, di akhir masa jabatannya pada 4 April 2018 lalu, SYL bahkan memfasilitasi pihak PLN yang diwakili GM PLN Sulselbar Bambang Yusuf, untuk menandatangani komitmen bersama pembangunan PLTB Takalar.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya