Sumarsono: KM Lestari Maju Kandas, Bukan Tenggelam

143
  • 2
    Shares
sumarsono
Pj Gubernur Sulsel Sumarsono. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono turut prihatin atas peristiwa kandasnya KM Lestari Maju di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (03/07/2018). Kapal tersebut memuat penumpang beserta barang muatan. Posisi kapal saat ini di atas karang sekitar 200 meter dari daratan.

“Saya ikut prihatin, dalam satu bulan ini dua kejadian kapal tenggelam dan kapal karam,” kata Sumarsono.

Untuk itu, ia juga menyampaikan, belajar dari kejadian ini, perlunya diperketat sistem keselamatan dan pengamanan pelayaran di Sulawesi Selatan. Ia juga menyampaikan, posisi KM Lestari Maju ini dalam kandas di atas karang.

“Ini saya luruskan, ini bukan tenggelam tapi kandas. Kandas artinya ketinggian tertentu masih bisa dijangkau itu yang pertama, jadi dia menuju ke tempat (daratan) untuk membantu mengurangi korban,” sebutnya.

Baca juga: Korban Meninggal KM Lestari Maju Kini Jadi 20 Orang, Ini Identitasnya

Dia juga menyampaikan, laporan yang diterima korban dan barang telah dievakuasi.

“Tetapi saya baru dapat informasi yang perlu diverifikasi, kemungkinan besar masih ada korban karena berdesak-desakan keluar, ada juga sebagian lompat dengan inisiasi sendiri. Sambil kita masih verifikasi korban sebanyak enam dan seterusnya, kalau ini baru diverifikasi,” jelasnya saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar.

Berikutnya, masih dalam proses, Pemprov Sulsel sudah mengirimkan SKPD terkait, termasuk Badan Penangulangan Bencana kabupaten setempat dan provinsi juga melakukan pergerakan di sana.

Baca juga: Bupati Selayar: Evakuasi Korban KM Lestari Maju Terus Dilakukan

Juga termasuk dari Dinas Perhubungan dan dari dinas-dinas terkait kepelabuhan.

“Semua orang sudah menuju ke sana sekarang tetapi kami sekarang menunggu (laporan),” jelasnya.

Sumarsono menyampaikan, masih menunggu laporan lengkap. Diketahui, ia baru saja mendampingi Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Wajo.

Ia juga baru mendapatkan informasi terkait peristiwa ini.

Ia juga meminta, apakah kapal ini kapal penumpang atau kapal barang.

“Kalau penumpang ada manifes tidak?” sebutnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan