Larangan Meliput Kerap Terjadi, Begini Tanggapan Panwaslu Makassar

126
Img 20180702 144930
Ketua Bawaslu Makassar, Nursari. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelarangan liputan di Pilwali Makassar kerap terjadi, khususnya dalam proses rekap di tingkat kecamatan.

Menanggapi hal itu, Ketua Panwaslu Makassar Nursari, juga sangat menyayangkan bagi mereka yang menghalangi proses peliputan tersebut.

“Mari kita sama-sama mendorong proses rekapitulasi setransparan mungkin. Semakin banyak yang mengawasi, semakin berani kita bicara keterbukaan informasi,” kata Nursari, di kantornya, Jalan Anggrek, Selasa (3/7/2018).

Bahwa bagaimana mungkin kata Nursari, penyelenggaran pilkada mampu menghadirkan pengawasan partisipatif jika akses pelayanan justru ditutup-tutupi.

“Kita ingin membangun trust ke publik, bahwa KPU dan Panwaslu selaku penyelenggara betul-betul tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai aturan yang ada, rekapitulasi memang dilakukan secara terbuka. “Aturannya jelas, rekapitulasi itu dilakukan dengan terbuka dengan catatan tidak mengganggu jalannya proses rekap,” jelas dia.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Andi Maryam Ajak Emak-Emak Pilih Caleg Perempuan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Keterwakilan kaum perempuan dalam pesta demokrasi...

VIDEO: Azan Berkumandang di Selandia Baru

SULSELSATU.com - Ribuan warga Selandia Baru berkumpul di Hagley...

Bawaslu Jeneponto Boyong Panwaslu ke Makassar, Ini Tujuannya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Jelang pemilu 2019, Badan Pengawas pemilu...

Baca Juga