Aktor Senior Arief Rivan Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

47
  • 2
    Shares
Aktor Senior Arief Rivan
Arief Rivan (int)

SULSELSASATU, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor l senior Arief Rivan meninggal dunia, Selasa (3/7/2018) pagi.

Dilansir dari Wowkeren, kabar tersebut dibenarkan oleh sang putri, Maulady Agsanory Arnov. Ory mengungkapkan jika sang ayah menghembuskan napas terakhirnya pada jam empat subuh tadi. Menurut Ory, sang ayah memang mengidap penyumbatan jantung sejak setahun yang lalu.

“Iya benar (meninggal), tadi jam empat subuh,” ujar Ory saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon, Selasa siang. “Sakit jantung.”

“Memang ayah sudah sakit jantung dari satu tahun lalu,” lanjut Ory. “Belum kunjung sembuh sampai sekarang.”

Ory juga mengungkapkan jika penyumbatan di jantung sang ayah tersebut sudah mencapai 90 persen. Meski sudah rajin kontrol dan memasang ring di jantungnya, namun Arief harus kehilangan nyawanya karena terkena serangan jantung pada dini hari tadi.

“Tahun kemarin sudah 90 persen penyumbatannya,” imbuh Ory. “Akhirnya pasang ring, selalu rutin kontrol juga dan tadi beliau kena serangan.”

Arief Rivan diketahui telah berkarier di dunia hiburan selama 38 tahun. Pria yang menghembuskan napas terakhirnya sebelum mencapai usia 67 tahun tersebut memulai kariernya sebagai aktor di film “Perawan-Perawan” (1981) sebagai pemeran pembantu. Sejak saat itu, Arief kerap bermain di sejumlah film, seperti “Noesa Penida” (1988), “Irisan-Irisan Hati” (1988), “Mengejar Matahari” (2004), dan “Perempuan-Perempuan Liar”.

Arief juga kerap bermain di beberapa sinetron, salah satunya yakni “Si Yoyo” dengan peran sebagai Pakde Yoyo yang arogan. Tak disangka, “Si Yoyo” yang tayang pada tahun 2003 tersebut mendapatkan respon baik dari publik sehingga mencapai 156 episode.

Pada bulan Ramadan 2018 kemarin, Arief juga masih disibukkan dengan syuting sinetron “Tukang Ojek Pengkolan”. Karena kondisinya yang terus menurun, Arief akhirnya memutuskan untuk berhenti.

“Sempat di lokasi ayah tuh drop banget,” papar Ory lagi. “Jadi harusnya ayah syuting dalam waktu yang lama, tapi ternyata sudah tidak kuat, makanya ayah berhenti syuting.”

Arief dikabarkan telah dimakamkan di kawasan Beji, Depok selepas zuhur tadi. Kini, karya-karya Arief hanya dapat dikenang selepas kepergiannya yang mendadak ini.

Editor: Febriansyah