Syamsari Kitta Lepas 264 CJH Asal Takalar

  • 2
    Shares
Jch Takalar
SULSELSATU.com, TAKALAR - Bupati Takalar Syamsari Kitta resmi melepas 264 jemaah calon haji (JCH) Gedung Islamic Centre, Jl. Jend. Sudirman, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Selasa (3/6/2018). (Sulselsatu/Reni Kamaruddin)

SULSELSATU.com, TAKALAR – Bupati Takalar Syamsari Kitta resmi melepas 264 jemaah calon haji (JCH) Gedung Islamic Centre, Jl. Jend. Sudirman, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Selasa (3/6/2018). Ratusan JCH ini juga sekaligus mengikuti manasih haji yang digelar Kementerian Agama Takalar.

Bimbingan manasik haji ini digelar setiap tahun menjelang pemberangkatan jemaah haji. Khusus untuk Kabupaten Takalar kuota jemaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 264 jemaah yang tergabung di kloter 15 gelombang pertama bergabung dengan jemaah haji asal kabupaten Bantaeng.

Manasik haji dibuka oleh Bupati Takalar Syamsari didampingi kepala Kemenag Takalar Adliah dan Kabag Kesra Takalar.

Ia meminta kepada seluruh calon jemaah haji agar tetap menjaga kebersamaan di tanah suci, menjaga citra dan nama baik bangsa dan tanah kelahiran Kabupaten Takalar serta memperbanyak melakukan ibadah hingga tercapai haji mabrur.

“Saya berharap para jemaah haji kita lebih konsen beribadah selama berada di Arab. Sebab kita ini antre selama berpuluh-puluh tahun untuk mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji mabrur. Bahkan, kalau perlu selama di sana tidak usah kita fikirkan kampung, fokus saja beribadah,” kata Syamsari.

Syamsari berharap sepulang dari tanah suci para jemaah tetap melakukan ibadah salat berjemaah di mesjid sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Takalar.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Takalar Adliah dalam laporannya menyebutkan sebanyak 263 calon jemaah haji yang akan berangkat di 9 kecamatan, yakni Kecamatan Polongbangkeng utara 51 orang, Pattallassang 68 orang, Galesong 41 orang, Galesong utara 42 orang, Galesong Selatan 18 orang,Sanrobone 8 orang, Mangarabombang 18 orang, Polongbangkeng selatan 34 orang dan Kecamatan Mappakasunggu hanya 1 orang, ditambah satu (1) orang petugas tim kesehatan haji daerah.

“Dan lima orang petugas kloter yang terdiri dari 1 orang TPHI, 1 orang Dokter dan 2 orang Paramedis. Bimbingan manasik haji bertujuan untuk memberikan bekal awal kepada calon jemaah haji tentang penyelenggaraan ibadah haji serta memberikan bekal akhir tentang pengetahuan manasik haji,” jelas Adliah.

Selain manasik haji tingkat kabupaten yang berlangsung selama dua hari,juga akan diberikan bimbingan kelompok sebanyak 8 kali di tingkat kecamatan serta akan diadakan pembinaan bagi ketua rombongan dan ketua regu.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Awang Darmawan