Lurah “Arogan” di Jeneponto Diperiksa Ombudsman

180
  • 7
    Shares
Img 20180709 Wa0009
Lurah "Arogan" di Jeneponto Diperiksa Ombudsman 1

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lurah Empoang Selatan, Kabupaten Jeneponto, Muh. Yusuf yang sempat viral di media sosial lantaran menolak menandatangani dokumen warganya hari ini diperiksa Ombudsman Sulsel, Senin (9/7/2018). 

Pantauan sulselsatu.com, Muh. Yusuf yang mengenakan kemeja putih polos datang bersama sejumlah orang yang menemaninya. Lalu sekira pukul 10.15 Wita, ia pun memasuki kantor Ombudsman Perwakilan Sulawesi Selatan di Alauddin Plaza, Jalan Sultan Alauddin Makassar untuk menjalani pemeriksaan. 

“Iya benar, hari ini (Yusuf) dijadwalkan diperiksa jam 10,” ujar salah seorang petugas di kantor Ombudsman Perwakilan Sulsel. 

Yusuf sendiri menjadi tenar, setelah seorang perempuan pemilik akun facebook Widya Suzuki Jeneponto mengunggah videonya saat Ia menolak mentah-mentah membubuhkan tanda tangannya sebagai lurah, untuk keperluan dokumen warganya sendiri. 

“Kalau saya tidak mau (tanda tangan), kau mau apa,” tantang Yusuf secara verbatim dari video durasi sekitar 2 menit, yang berhasil direkam secara sembunyi-sembunyi.

Kabarnya, saat itu Yusuf hanya bercanda, bukan karena orang yang ingin meminta bubuhan tanda tangannya memilih paslon bupati lain saat Pilkada di Kabupaten Jeneponto.

“Ardyansa itu warga kampung Beru, Kelurahan Empoang Selatan, dia dekat dengan anggota saya, bahkan saya sering ke rumahnya dan sering bercanda sama dia,” akunya seperti dikutip dari sejumlah media.

“Tadi itu Ardyansa ditemani salesnya Suzuki yang untuk urus SKU, ini Ardyansa terlambat masuk di ruangan saya, pas masuk saya bilang kamu dari mana, kenapa baru muncul,” imbuhnya.

Lalu terkait dengan perempuan yang mengunggah videonya, Yusuf mengaku Widya bukan warga dari kelurahan yang ia pimpin. Alasan itulah mengapa dirinya menolak bertanda tangan. 

Ia mengaku, tak lama setelah Widya meninggalkan kantornya. Ardyansa pemilik dokumen SKU itu datang, saat itulah ia baru menanda tanganinya.

“SKU itu saya tanda tangani setelah Ardyansa ada di ruangan kerja saya dan mengaku bahwa SKU itu miliknya,” sebutnya.

Hingga berita ini dituliskan, Muh. Yusuf masih  dalam pemeriksaan Ombudsman Sulsel terkait video viralnya tersebut. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Awang Darmawan

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga