Klaim Punya Hak Atas Aset Abu Tours, Saudi Air Lines Ajukan Praperadilan

57
  • 4
    Shares
Rumah mewah milik CEO Abu Tours and Travel, Hamzah Mamba di Jalan Tanggul Patompo 1 Makassar yang disita penyidik Polda Sulsel. (Sulselsatu.com/Hermawan Mappiwali)
iklan-sulselsatu-sumarsono

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Maskapai penerbangan Saudi Airlines mengajukan permohonan praperadilan terhadap sah atau tidaknya penyitaan aset Abu Tours yang dilakukan oleh penyidik Diterskrimsus Polda Sulsel.

Informasi yang dihimpun, pendaftaran perihal pengajuan praperadilan ini telah diajukan sejak April 2018 lalu, hingga sidang perdana praperadilan sendiri telah digelar di Pengadilan Negeri Makassar pagi tadi, Jumat (13/7/2018).

Pihak maskapai penerbangan Saudi Airlines diwakili oleh penasihat hukumnya, Afriady Putra mengatakan bahwa kliennya mengajukan praperadilan karena pihak Saudi Airlines memiliki hak terhadap aset yang disita penyidik kepolisian sebagai bentuk perjanjian kerja antara Abu Tours dan maskapai ini.

“Ada hak kami (terhadap barang yang disita) karena kami telah menerbangkan orang. Klien kami yang merasa dirugikan, yang disita yang punya kita yang telah secara keperdataan telah dilakukan yang ikut disita,” kata Afriady.

Abu Tours saat masih menjadi biro perjalanan umrah kata AAfriadi, telah melakukan kerja sama dengan maskapai Saudi Airlines dengan menyediakan tiket bagi jemaah umrah Abu Tours. Namun pihak Abu Tours tak kunjung mengganti biaya tiket yang telah diberikan oleh Saudi Airlines.

Untuk itu, pihaknya menginginkan agar aset Abu Tours yang telah disita penyidik kepolisian diberikan sebagian kepada maskapai ini sebagai bentuk kesepakatan yang sebelumnya dibuat dengan pihak Abu Tours perihal piutang ini.

“Dia (Abu Tours) adalah agen yang mengambil tiket kepada kita dan dia belum bayar dan secara keperdataan mempunyai hak tanggungan kepada kami,” imbuhnya.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya