Ini Penyebab Oknum Polisi Tendang Seorang Ibu di Minimarket

321
  • 8
    Shares
Polisi
Oknum Polisi tendang seirang ibu di mini market (int)

SULSELSATU.com, BANGKA BELITUNG – Video seorang oknum polisi melakukan tindakan kekerasan terhadap ibu-ibu dan anak di bawah umur, di sebuah tempat perbelanjaan menjadi viral dan perbincangan di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Video yang mulai viral sejak Kamis (12/7/2018) ini, diduga terjadi di sebuah mini market di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pria yang mengenakan baju orange bertulis Polisi tersebut, diduga merupakan oknum polisi yang bertugas di Polda Babel, berinisial Ys.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, tampak sang pria tanpa ragu menendang wajah wanita yang sudah duduk di lantai.

Tak puas, oknum tersebut melempari kepala wanita dengan alas kakinya. Lebih parah lagi, seroang anak di bawah umur, tak luput dari sasaran kemarahannya.

Seperti dilansir Wowbabel.com, Kabid Humas Polda Kepulauan Babel, AKBP Abdul Mun’im ketika dikonfirmasi mengungkapkan, aksi itu terjadi pada Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB di toko milik Ys, di Jalan Selindung, Kota Pangkalpinang.

Menurut Mun`im, sebelumnya telah terjadi pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang Ibu.

Saat itu, jelas Abdul Mun`im, ada pemilik Toko bernama Ys (menggunakan kaos bertuliskan Polisi) melihat kejadian pencurian di tokonya, lalu Ys bertanya kepada pelaku pencurian sambil melakukan tindakan kekerasan yang kemudian viral di medsos.

” Saat ini pegawai toko milik Ys melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polres Pangkalpinang guna proses penyidikan, dan saat ini seorang ibu yang diduga melakukan pencurian sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang,” terang Mun`im.

Selain itu, ujar Mun’im, pihaknya juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut.

” Berhubung di dalam toko terdapat seseorang sebagai pemilik toko (menggunakan kaos bertuliskan POLISI), maka Bidpropam Polda Babel yang langsung dipimpin Kabid Propam sedang melakukan lidik dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangkalpinang,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Saleh mengatakan, pihaknya langsung mengamankan tiga orang yang diduga melakukan pencurian, setelah mendapat laporan.

” Kita hanya menerima laporan adanya pencurian, ada dua orang ibu-ibu serta satu anak-anak dan telah kita mintai keterangan, kalau yang itu (aksi pukulan) tanyakan saja sama Propam,” tambah Saleh.

Dalam kasus ini, tambahnya, polisi hanya mengamankan barang bukti berupa susu untuk bayi.

” Mereka bukan komplotan, kalau menurut pengakuan pelaku itu terpaksa dilakukan. Barang bukti satu susu Chilkids,” jelas Saleh.

Sementara itu, Security Graha Loka, Muslimin, yang berhasil menggagalkan aksi ibu-ibu ini, mengatakan pelaku pencurian di minimarket tersebut lebih dari lima orang, namun yang lainnya melarikan diri saat kepergok.

” Habis magrib itu saya ditelpon pegawai April Mart itu, ada yang mencuri, langsung saya cepat-cepat datang. Mungkin tidak cepat saya datang bisa jadi sudah disekap peegawai itu. Mereka (pencuri) berenam, tiga laki-laki dan tiga perempuan. Tapi tiga orangnya kabur,” jelasnya.

Editor: Febriansyah