Pemprov Sulsel Bakal Asuransikan Lahan Pertanian yang Puso

60
  • 2
    Shares
Sebanyak kurang lebih 2 hektare lahan persawahan milik warga Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto terendam banjir akibat curah hujan yang melanda wilayah Jeneponto dalam dua hari terakhir. (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Intensitas hujan yang tinggi di Sulsel mengacam lahan pertanian. 10 ribu hektare sawah ditiga daerah terancam puso.

Tiga daerah yang terkena banjir yaitu Wajo, Bone dan Soppeng. Untuk meringankan beban petani yang terkena dampak lahan puso, Pemprov Sulsel pun berupaya memberikan asuransi dan bibit tambahan.

“Di Wajo misalnya, dari 7 ribu hektar sawah yang puso karena banjir, ada 10 persen yang diasuransikan. Jadi, mereka mendapat ganti rugi, sisanya yang tidak diasuransikan kami berikan bantuan bibit, jadi nanti setelah banjir surut, mereka bisa menanam lagi,” kata Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono.

Dia mengaku, telah melakukan peninjauan secara langsung pada sawah yang dilanda banjir bersama Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya beberapa waktu lalu. Karenanya, bantuan juga datang dari pemerintah pusat.

“Menteri Pertanian sudah datang ke sini, dan siap untuk menanggulangi puso,” ujarnya.

Adapun bantuan bibit yang diberikan nantinya akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di saat masyarakat terkena masalah,” kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Pemprov Sulsel Bakal Asuransikan Lahan Pertanian yang Puso 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga