Diterpa Hasil Buruk, PSMS Medan Resmi Depak Djadjang Nurdjaman

48
  • 1
    Share
Djadjang Nurdjaman
Djadjang Nurdjaman (IST)

SULSELSATU.com, MEDAN – Rangkaian hasil buruk yang menerpa PSMS Medan membuat manajemen melakukan tindakan tegas. Manajemen PSMS terpaksa memecat Djadjang Nurdjaman dari kursi pelatih kepala tim Ayam Kinantan.

Laga tandang kontra Persipura Jayapura pada pekan ke-15 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan di Indosiar (12/7/2018) jadi kesempatan terakhir pelatih yang akrab disapa Djanur itu untuk memimpin tim asuhannya.

Alih-alih mendapatkan hasil positif, PSMS justru kalah 1-3 dari Persipura, yang sebenarnya juga diliputi paceklik kemenangan. Kekalahan dari Persipura membuat PSMS berada di dasar klasemen Liga 1 2018 dengan 15 poin.

Manajemen PSMS pun mengambil keputusan tegas. “Mulai hari ini Djanur sudah tidak jadi pelatih PSMS lagi. Ini sudah melalui berbagai pertimbangan matang, terutama performa tim,” kata Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, Jumat (13/7/2018).

Diterpa Hasil Buruk, PSMS Medan Resmi Depak Djadjang Nurdjaman 1

Performa tim runner-up Liga 2 2017 itu di pentas kompetisi kasta tertinggi memang kurang apik. Dari 15 pertandingan, Frets Listanto Butuan dkk. sudah menelan 10 kekalahan. PSMS juga jadi satu-satunya tim yang belum meraih poin di partai tandang. Lebih detail, PSMS selalu menelan kekalahan dalam empat laga terakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras beliau selama ini. Keputusan ini murni karena alasan teknis dan kami butuh perubahan,” lanjut Julius.

Tiga nama dikabarkan masuk bursa calon pengganti Djanur. Manajemen PSMS juga dikabarkan memiliki opsi akan mengangkat sang asisten pelatih, Suharto AD, sebagai pelatih kepala.

Editor: Agung Hidayat

Rekomendasi Berita

Baca Juga