Bom Bunuh Diri ISIS Serang Kampanye Pemilu di Pakistan, 128 Orang Tewas

23
  • 1
    Share
Serangan Bom
serangan bom di pakistan saat kampanye pemilu. (int)

SULSELSATU.com – Bom bunuh diri terjadi di sebuah kampanye politik di Kota Masting di wilayah Pakistan barat daya pada Jumat (13/7/2018). Sebanyak 128 orang meninggal dunia, termasuk seorang kandidat lokal.

Kandidat anggota dewan untuk Provinsi Baluchistan, Siraj Raisani dinyatakan tewas dalam insiden tersebut. Ia adalah wakil dari Partai Balochistan Awami.

Pejabat setempat mengatakan, penyerang meledakkan bom di tengah kerumunan orang di dalam kompleks yang menjadi lokasi kampanye.

“Bagian tubuh manusia dan darah bertebaran di mana-mana,” kata seorang jurnalis setempat, Attah Ullah kepada AFP, seperti dikutip dari BBC News, Sabtu (14/7/2018).

“Mereka yang terluka berteriak dan menangis karena kesakitan juga ketakutan.”

Menurut keterangan pihak polisi, ISIS mengklaim ada di balik serangan bom bunuh diri tersebut. Klaim dari ISIS muncul setelah serangan bom terjadi.

Kelompok teror tersebut selama ini melancarkan serangan wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.

Kejadian tersebut adalah insiden paling mematikan di Pakistan sejak 2014.

Kala itu, gerilyawan Taliban Pakistan menyerang sebuah sekolah yang dikelola tentara di Peshawar pada Desember 2014. Insiden itu menewaskan 141 orang, 132 di antaranya anak-anak.

Sebelumnya, serangan bom juga terjadi di tengah kampanye politik di Kota Bannu, menewaskan empat orang.

Menurut polisi, Akram Khan Durrani, yang mewakili partai MMA, tidak mengalami cedera akibat insiden tersebut. Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Situasi keamanan di Pakistan kian tak menentu jelang pemilu yang dijadwalkan pada 25 Juli 2018.

Editor: Febriansyah