Mantan Kades Bulo Lohe Bulukumba Terancam 15 Tahun Penjara

154
  • 2
    Shares
Img 20180719 125404
Mantan Kades Bulu Lohe Bulukumba Akmil ditahan Kejari Bulukumba atas kasusdugaan korupsi dana desa. (Sulselsatu/Akbar Wahyudi)

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Mantan Kepala Desa Bululohe, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba, Andi Akmil, terancam pidana atas kasus korupsi Dana Desa Rp 201.513.612.

Andi Akmil saat ini telah ditahan lantaran telah terbukti membuat laporan fiktif untuk beberapa penganggaran di desanya. Namun, yang paling nampak adalah proyek pembangunan saluran irigasi di Dusun Balantieng Desa Bululohe, dan pengerasan jalan di Dusun Bentenge Desa Bululohe.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulukumba, M Ikhsan mengatakan, Andi Akmil terancam 15 tahun penjara, karena telah melanggar pasal 2 ayat 19 atau pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Fiktif tidak ada ampun mungkin kalau kekurangan volume pengerjaan masih bisa ditolerir. Karena bisa saja dikembalikan. Namun ini tidak ada bangunan fisik sama sekali,” ujar M Ikhsan.

Dari asil pemeriksaan Kejari, Andi Akmil telah mengakui perbuatannya, yakni menggunakan dana desa tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadinnya.

M Ikhsan mengaku akan secepatnya melayangkan surat ke Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, atas ditahannya Andi Akmil tersebut. Hal tersebut dikarenakan Andi Akmil tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Bulukumpa.

“Kita akan surati bupati atas penahanan ini. Karena statusnya sebagai PNS,” tambahnya.

Dalam kasus ini, Ihsan mengaku, tersangka bisa saja bertambah, jika dalam proses persidangan ada fakta baru yang akan muncul.

Penulis: Akbar Wahyudi
Editor: Awang Darmawan